10 Jet Tempur Tercanggih Dunia Tahun 2025, Apakah F-35 AS Masih Nomor 1?
Selasa, 18 November 2025 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
3. Sukhoi Su-57 (Rusia)
Su-57 tercatat sebagai jet tempur siluman generasi kelima tercanggih yang dimiliki Rusia sejauh ini.Kelebihannya adalah kombinasi stealth yang terus di-upgrade, super-maneuverability, dan versi produksi yang semakin matang.
Beberapa media internasional menempatkan Su-57 sebagai salah satu jet tempur tercanggih berkat upgrade avionic dan biaya per unit yang relatif lebih rendah.
Namun, kritik terhadap Su-57 tetap pada produksi massal yang belum menjanjikan dan logistik jangka panjang akan diuji jika ekspor atau dioperasikan secara meluas. Terlebih, Rusia sekarang ini dihantam banyak sanksi oleh Barat.
4. Chengdu J-20 (China)
J-20 muncul sebagai penantang baru ketika F-35 AS dan Su-57 Rusia kerap diperbandingkan.Pesawat tempur siluman China ini kelebihannya pada desain stealth dan kapasitas muatan internal besar yang membuatnya cocok untuk misi BVR (beyond-visual-range).
China terus meng-upgrade avionic, ketersediaan mesin, dan kemampuan sensor J-20.
Meski demikian, kekurangan J-20 yang jadi sorotan analis Barat adalah aspek "engine and sustainment"-nya.
Menurut laporan National Security Journal, J-20 merepresentasikan lompatan industri pertahanan China.
5. Dassault Rafale F4 (Prancis)
Pesawat Rafale ikut andil dalam persaingan jet-jet tempur tercanggih di dunia. Indonesia juga tertarik untuk memilikinya dan saat ini masih dalam proses pemesanan.Kelebihan pesawat tempur ini pada paket avionik dan sensor modern, sistem data-link yang kuat, dan fleksibilitas peran tempurnya. Rafale terus mendapat upgrade perangkat lunak (Block F4) yang memperpanjang daya saingnya menghadapi jet generasi kelima. Kelebihan lainnya adalah kemampuan interop Eropa dan pengalaman tempur.
6. Eurofighter Typhoon (Inggris, Jerman, Italia, Spanyol)
Pesawat canggih Eropa ini merupakan proyek gabungan empat negara—Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol.Inggris melalui BAE Systems, Jerman melalui Airbus Defence and Space GmbH (dulu DASA), Italia melalui Leonardo (dulu Alenia Aeronautica), dan Spanyol melalui Airbus Defence and Space SAU (dulu CASA)
Keempat negara ini tergabung dalam konsorsium Eurofighter GmbH, yang mengembangkan pesawat. Sedangkan produksi mesin EJ200 dilakukan oleh konsorsium lain bernama Eurojet Turbo GmbH.
Kelebihan Eurofighter Typhoon adalah kemampuan manuver, sensor generasi modern (E-scan AESA retrofit), dan peran multi-peran yang terus di-upgrade.
Meski bukan jet tempur siluman generasi kelima, upgrade avionic dan integrasi drone/stand-off weapons membuatnya tetap relevan untuk banyak negara NATO di Eropa.
7. Sukhoi Su-35 (Rusia)
Meski bukan jet tempur siluman generasi kelima, Su-35 menjadi andalan Angkatan Udara Rusia. Pesawat ini juga diminati sejumlah negara, termasuk Indonesia. Sayangnya, pembelian oleh Indonesia terganjal karena potensi penjatuhan sanksi Barat terhadap Jakarta.Lihat Juga :