Meski Sudah Dijatuhi Hukuman Mati, Mengapa India Masih Melindungi Sheikh Hasina?

Selasa, 18 November 2025 - 09:45 WIB
loading...
A A A
“Kami menyerukan agar Anda menyerahkannya kepada pemerintah Bangladesh secara sah,” kata Alamgir. “Rakyat negeri ini telah memberikan keputusan untuk persidangannya. Biarkan dia menghadapi persidangan itu.”

Ali Riaz, seorang ilmuwan politik yang mengkhususkan diri di Bangladesh di Illinois State University, mengatakan India juga harus bergulat dengan rasa malu akibat “kegagalan intelijen yang serius” yang berarti runtuhnya rezim Hasina telah mengejutkannya dan membuatnya tidak siap menghadapi kemunduran regional yang signifikan dan meningkatnya sentimen anti-India yang kini merajalela di Bangladesh.

“India menerapkan kebijakan yang sangat picik terhadap Bangladesh dengan menaruh semua harapan mereka pada Hasina dan partainya, alih-alih menjalin hubungan antarnegara,” kata Riaz. “Akibatnya, India kini berada dalam situasi genting yang diciptakannya sendiri.”

Dalam beberapa minggu sejak runtuhnya rezim Hasina, tanggapan pemerintah Modi terhadap berbagai peristiwa hanya sedikit menyinggung dorongan reformasi demokrasi oleh rezim baru dan justru menyatakan “keprihatinan yang mendalam” atas ketidakstabilan dan ancaman yang dihadapi oleh minoritas Hindu.

Hal ini kembali ditegaskan minggu ini dalam pernyataan resmi yang dirilis Modi setelah percakapan telepon dengan Presiden AS, Joe Biden. Meskipun pernyataan AS mengenai interaksi tersebut tidak menyebutkan Bangladesh, pihak India mengatakan bahwa kedua pemimpin telah membahas perlunya "pemulihan normalitas sesegera mungkin" dan penegakan hukum.

Komentar tersebut mendapat tanggapan negatif dari pihak perbatasan. "Kami tidak berusaha memulihkan keadaan normal," kata seorang komentator Bangladesh. "Kami berusaha merebut kembali demokrasi."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Saat Messi Bersinar,...
Saat Messi Bersinar, Ronaldo Justru Tenggelam
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Berita Terkini
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Infografis
Penyebab Berat Badan...
Penyebab Berat Badan Tidak Turun Meski Sudah Diet dan Olahraga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved