Museum Nasional Suriah Dirampok, Beberapa Artefak Romawi Lenyap

Rabu, 12 November 2025 - 06:46 WIB
loading...
Museum Nasional Suriah...
Museum Nasional Suriah dirampok. Foto/wikipedia
A A A
DAMASKUS - Pencuri membobol Museum Nasional Suriah di Damaskus dan mencuri beberapa artefak Romawi yang berharga, menurut berbagai laporan media. Kerusuhan di Suriah setelah perang saudara selama bertahun-tahun memuncak tahun lalu dengan tergulingnya pemimpin lama Bashar Assad.

Penggulingan Assad menjerumuskan negara itu ke dalam bentrokan selama berbulan-bulan antara pasukan pemerintah baru dan faksi-faksi yang bertikai.

Perampokan tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu malam dan ditemukan pada Senin dini hari (10/11/2025).

Associated Press mengatakan para pencuri mencuri beberapa patung kuno dari era Romawi, sementara media lain melaporkan enam batang emas termasuk di antara barang-barang yang hilang. Investigasi sedang dilakukan.

Pencurian tersebut menyusul peringatan dari organisasi internasional. Pada bulan Juni, Dewan Museum Internasional (ICOM) yang berbasis di Paris melaporkan pasar gelap aktif untuk benda-benda budaya telah muncul di Suriah dengan penjarahan dan perdagangan gelap artefak yang meningkat.

Dua bulan kemudian, badan barang antik Suriah dan UNESCO meluncurkan proyek untuk meningkatkan sistem keamanan museum.

Didirikan pada tahun 1919, Museum Nasional di Damaskus adalah salah satu museum tertua dan terpenting di dunia Arab, menyimpan koleksi yang mencakup ribuan tahun sejarah Suriah.

Museum ini ditutup pada tahun 2012 selama perang saudara, kemudian dibuka kembali sebagian pada tahun 2018 dan kembali dibuka untuk umum pada Januari 2025.

Jatuhnya Assad menyusul serangan mendadak oleh kelompok jihadis Hayat Tahrir al-Sham (HTS), cabang al-Qaeda, yang merebut Damaskus pada akhir tahun 2024.

Pemimpin HTS Ahmed al-Sharaa menjadi presiden Suriah. Pada hari Senin, ia bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Washington setelah namanya dihapus dari daftar 'teroris global' Departemen Luar Negeri AS.

Setelah pertemuan tersebut, Suriah berjanji bergabung dengan koalisi pimpinan AS melawan organisasi militan Negara Islam (IS/ISIS).

ISIS menghancurkan warisan budaya Suriah pada tahun 2015, ketika para militannya merebut kota kuno Palmyra di Suriah, situs Warisan Dunia UNESCO, dan meledakkan beberapa monumennya, termasuk Kuil Bel yang berusia 2.000 tahun.

Kelompok ini menjarah banyak artefak dan mengeksekusi kepala arkeolog situs tersebut.

Baca juga: Pasukan Rusia Kepung 5.000 Tentara Ukraina di Kota Kupyansk
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
ISIS Berupaya Bunuh...
ISIS Berupaya Bunuh Presiden Suriah al-Sharaa, 5 Kali Gagal
Pasukan AS Mundur dari...
Pasukan AS Mundur dari Pangkalan Utama Suriah, Pindah ke Yordania
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
Jetour T1 Hadir Dua...
Jetour T1 Hadir Dua Rasa, Mana yang Lebih Layak Dibeli: ICE Rp388 Juta atau PHEV Rp538 Juta?
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Wajah Baru Lapas Indonesia,...
Wajah Baru Lapas Indonesia, Dirjen Pemasyarakatan: Tak Lagi Sekadar Penjara
Berita Terkini
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Infografis
10 Pejabat Badan Gizi...
10 Pejabat Badan Gizi Nasional dan Latar Belakangnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved