6 Negara yang Melarang Anak-anak Menggunakan Media Sosial

Selasa, 11 November 2025 - 04:40 WIB
loading...
6 Negara yang Melarang...
Banyak negara sudah melarang penggunaan media sosial untuk anak-anak. Foto/X/@Indianinfoguide
A A A
LONDON - Media sosial menjadi ancaman bagi anak-anak. Karena itulah, banyak negara melarang penggunaan media sosial bagi anak-anak. Diharapkan dengan pelarangan tersebut, maka perundungan digital akan makin berkurang.

6 Negara yang Melarang Anak-anak Menggunakan Media Sosial

1. Australia

Australia merupakan negara pertama yang mengesahkan undang-undang larangan media sosial untuk menghentikan anak-anak di bawah 16 tahun mengakses platform tersebut. Tetapi Australia bukanlah negara pertama yang mencoba hal seperti ini, dan kemungkinan besar bukan yang terakhir.

Melansir ABC Australia, pada November 2024, pemerintah Australia, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Anthony Albanese, mengusulkan undang-undang yang melarang mereka yang berusia di bawah 16 tahun untuk mengakses platform media sosial, dan jika mereka gagal mematuhinya, perusahaan media sosial akan didenda hingga 50 juta dolar Australia.

Aturan ini diprediksi sulit diikuti, dan bahkan lebih sulit lagi untuk diterapkan, tetapi beberapa negara telah mencoba dan berhasil (atau gagal) sampai batas tertentu.

Baca Juga: Berambisi Rebut Kiev, Warga Ukraina di Wilayah Dikuasai Rusia Akan Dipaksa untuk Ikut Berperang

2. Prancis

Pada 29 Juni 2023, undang-undang baru Prancis yang mewajibkan platform media sosial untuk memverifikasi usia pengguna dan mendapatkan persetujuan orang tua bagi mereka yang berusia di bawah 15 tahun telah diberlakukan. Ini merupakan bagian dari rencana pemerintah Prancis untuk mengurangi waktu penggunaan layar anak-anak dan melindungi mereka dari perundungan siber dan kejahatan lainnya.

Seperti Australia, Prancis akan memberikan sanksi finansial kepada perusahaan media sosial jika undang-undang ini dilanggar. Sanksinya adalah denda hingga 1% dari pendapatan global perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Gelombang Panas Nyaris...
Gelombang Panas Nyaris 40 Deajat Celsius, Jalanan Kota New York Meleleh
Rekomendasi
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved