Perundingan Berlangsung untuk Keluarkan 150 Pejuang Hamas dari Terowongan di Gaza Selatan

Jum'at, 07 November 2025 - 20:30 WIB
loading...
Perundingan Berlangsung...
Pejuang Hamas di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Negosiasi sedang berlangsung untuk memungkinkan sekitar 150 pejuang Hamas yang terjebak di terowongan di Gaza selatan di belakang "garis kuning" Israel untuk menyerahkan senjata mereka dan berjalan bebas.

Menjamin jalur aman bagi pejuang Hamas di wilayah yang dikuasai Israel merupakan isu serius yang dipandang sebagai risiko bagi gencatan senjata Gaza yang telah berlangsung sebulan, menurut laporan berita yang mengutip sumber anonim.

“Para mediator Mesir telah mengusulkan agar, sebagai imbalan jalur aman, para pejuang yang masih berada di Rafah menyerahkan senjata mereka kepada Mesir dan memberikan detail terowongan di sana agar terowongan tersebut dapat dihancurkan,” ungkap seorang pejabat keamanan Mesir kepada kantor berita Reuters.

Israel dan Hamas belum secara terbuka menerima proposal para mediator. Para menteri sayap kanan di pemerintahan Israel – termasuk Menteri Keuangan garis keras Bezalel Smotrich – dengan keras menentang kesepakatan apa pun, menurut Financial Times.

Serangan Israel di Rafah berubah menjadi salah satu kekerasan terburuk sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober, menewaskan tiga tentara Israel, memicu serangan Israel lebih lanjut yang menewaskan hampir 150 warga Palestina.

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan rencana untuk memperluas pengiriman bantuan ke Gaza dan menekankan pentingnya koridor laut dari Siprus dalam memfasilitasinya.

Berbicara kepada wartawan, Menteri Negara UEA Lana Nusseibeh mengatakan rute maritim – yang menyalurkan bantuan yang telah disaring sebelumnya dari pulau di Mediterania timur – merupakan jalur vital bagi warga Palestina di Gaza.

“Mempertahankan beberapa titik masuk ke Gaza tetap sangat penting,” ujar Nusseibeh. “Seiring rencana ini berjalan, akses ke Gaza melalui darat, udara, dan laut akan tetap krusial.”

Seperti yang telah kami laporkan, badan-badan kemanusiaan di Gaza mengatakan jumlah bantuan yang sampai ke Gaza sangat tidak mencukupi meskipun gencatan senjata telah disepakati dan memungkinkan bantuan tersebut mengalir.

Baca juga: Arab Saudi Bakal Borong 48 Jet Tempur Siluman F-35, Kedigdayaan Israel Terancam
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Muncul Wacana Capres-Cawapres...
Muncul Wacana Capres-Cawapres Diusung 3 Parpol Parlemen, Pakar: Kita Berada dalam Bahaya Besar
Dari Sampang, Rihul...
Dari Sampang, Rihul CZ Bangun Peluang Lewat Konten Digital
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved