AS Edarkan Draf Resolusi di PBB untuk Pembentukan Pasukan Keamanan Internasional Gaza
Selasa, 04 November 2025 - 18:36 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Israel menolak keterlibatan Turki, menganggap kehadirannya tidak dapat diterima secara politik.
"Turki sangat membantu dalam mencapai kesepakatan Gaza, dan kecaman Netanyahu terhadap Turki sangat kontraproduktif," ujar seorang pejabat AS kepada Axios.
Syarat utama pengerahan ISF adalah persetujuan Hamas untuk melepaskan otoritas pemerintahan dan melucuti senjata.
Meskipun para pejabat mengakui persyaratan tersebut mungkin tidak realistis, mereka menekankan pentingnya mengamankan kerja sama Hamas untuk menghindari persepsi pendudukan asing.
"Jika Hamas setuju, situasinya berbeda," ujar seorang sumber. "Maka pasukan tersebut tidak akan memerangi Hamas, melainkan menjaga ketertiban dan mengusir para pengacau."
Para pejabat AS dilaporkan sedang membahas jaminan bagi para pejuang Hamas untuk memastikan mereka tidak menjadi sasaran setelah mengundurkan diri.
Axios melaporkan Washington hampir menyelesaikan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memberikan legitimasi hukum internasional kepada ISF—tanpa secara resmi menetapkannya sebagai misi penjaga perdamaian PBB.
"Turki sangat membantu dalam mencapai kesepakatan Gaza, dan kecaman Netanyahu terhadap Turki sangat kontraproduktif," ujar seorang pejabat AS kepada Axios.
Syarat utama pengerahan ISF adalah persetujuan Hamas untuk melepaskan otoritas pemerintahan dan melucuti senjata.
Meskipun para pejabat mengakui persyaratan tersebut mungkin tidak realistis, mereka menekankan pentingnya mengamankan kerja sama Hamas untuk menghindari persepsi pendudukan asing.
"Jika Hamas setuju, situasinya berbeda," ujar seorang sumber. "Maka pasukan tersebut tidak akan memerangi Hamas, melainkan menjaga ketertiban dan mengusir para pengacau."
Para pejabat AS dilaporkan sedang membahas jaminan bagi para pejuang Hamas untuk memastikan mereka tidak menjadi sasaran setelah mengundurkan diri.
Axios melaporkan Washington hampir menyelesaikan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk memberikan legitimasi hukum internasional kepada ISF—tanpa secara resmi menetapkannya sebagai misi penjaga perdamaian PBB.
Lihat Juga :