AS Edarkan Draf Resolusi di PBB untuk Pembentukan Pasukan Keamanan Internasional Gaza

Selasa, 04 November 2025 - 18:36 WIB
loading...
AS Edarkan Draf Resolusi...
Anak-anak bermain di lokasi pengungsian di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) mengedarkan rancangan resolusi di antara anggota Dewan Keamanan PBB yang mengusulkan pembentukan pasukan keamanan internasional di Jalur Gaza. Axios melaporkan perkembangan itu pada hari Selasa (4/11/2025), mengutip salinan dokumen tersebut.

Menurut laporan tersebut, rencana tersebut menyerukan pembentukan pasukan yang akan beroperasi di Gaza setidaknya selama dua tahun, berpotensi hingga akhir tahun 2027, yang memberikan Washington dan negara-negara peserta wewenang yang luas untuk mengawasi keamanan dan pemerintahan, dengan kemungkinan perpanjangan mandat.

Sumber yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada Axios bahwa proposal tersebut, yang dipimpin Komando Pusat AS, merupakan bagian dari inisiatif pascaperang pemerintahan Trump yang lebih luas.

Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang direncanakan akan mencakup kontingen polisi Palestina yang baru dilatih dan kontribusi militer dari beberapa negara Arab dan mayoritas Muslim.

Negara-negara seperti Indonesia, Azerbaijan, Mesir, dan Turki dilaporkan telah menyatakan keterbukaan untuk bergabung, meskipun masih terdapat kekhawatiran mengenai keamanan dan sensitivitas politik.

Fokus misi tersebut adalah memantau perbatasan Gaza dengan Mesir dan Israel serta mencegah penyelundupan senjata.
Para pejabat menganggap partisipasi Turki, Mesir, dan Qatar penting, mengingat hubungan mereka dengan Hamas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Bulan usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved