Abu Lulu Ditangkap setelah Video Ungkap Ia Menikmati Eksekusi Korbannya di Sudan

Jum'at, 31 Oktober 2025 - 19:18 WIB
loading...
Abu Lulu Ditangkap setelah...
Komandan RSF Abu Lulu dikawal ke penjara di El Fasher, Sudan. Foto/memo
A A A
DARFUR - Pasukan Dukungan Cepat (RSF) di Sudan mengumumkan pada hari Kamis (30/10/2025) bahwa mereka telah menangkap beberapa tersangka yang terlibat dalam pelanggaran yang dilakukan di kota El Fasher, ibu kota Negara Bagian Darfur Utara. Mereka yang ditangkap termasuk seorang pria yang dikenal sebagai Abu Lulu.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di Telegram, RSF, yang telah memerangi tentara Sudan sejak April 2023, mengatakan, “Sesuai dengan arahan pimpinan, dan sesuai dengan hukum, perilaku militer, dan disiplin selama masa perang, pasukan kami telah menangkap sejumlah tersangka yang terlibat dalam pelanggaran yang terjadi selama pembebasan El Fasher, termasuk seorang pria bernama Abu Lulu.”

Pernyataan tersebut menambahkan, “Komite hukum terkait telah memulai penyelidikan terhadap para tahanan sebagai persiapan untuk membawa mereka ke pengadilan.”

RSF menjelaskan, “Langkah-langkah ini diambil untuk mencegah pelanggaran apa pun yang menyinggung martabat manusia, bertentangan dengan nilai-nilai moral, atau melanggar konvensi internasional, khususnya Konvensi Jenewa.”

Pernyataan tersebut lebih lanjut menekankan aparat bertindak dengan penuh tanggung jawab untuk memastikan keadilan sejati, jauh dari propaganda atau eksploitasi politik apa pun oleh apa yang digambarkannya sebagai "platform media gerakan Islam yang kalah, yang berusaha menggunakan insiden semacam itu untuk melayani agenda jahat mereka dan menutupi kegagalan historis mereka."

RSF menegaskan kembali komitmennya untuk menegakkan supremasi hukum dan meminta pertanggungjawaban siapa pun yang terbukti terlibat dalam pelanggaran atau perilaku buruk apa pun, terlepas dari pangkat mereka atau apakah tindakan tersebut bersifat individual, seraya menekankan "tidak ada seorang pun yang kebal hukum."

Baca juga: Negara-negara Arab Tolak Gabung Pasukan Internasional Gaza, Singapura Kaget Dilobi AS
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Prancis Buka Penyelidikan...
Prancis Buka Penyelidikan Pembunuhan Khashoggi usai Ada Pengaduan terhadap Mohammed bin Salman
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Pria Pro-Nazi Hendak...
Pria Pro-Nazi Hendak Bunuh 2 Putri Kerajaan Belanda, Bawa Kapak Bertuliskan Mossad dan Sieg Heil
Unggah Foto Cangkang...
Unggah Foto Cangkang Kerang Bertuliskan 86 47, Mantan Direktur FBI Didakwa Ancam Trump
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved