Kekejaman Tentara Israel: Jadikan 2 Lansia Palestina Tameng Manusia, lalu Dieksekusi

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:11 WIB
loading...
Kekejaman Tentara Israel:...
Dua pria lansia Palestina yang dijadikan tameng manusia oleh tentara Israel ditemukan telah tewas dieksekusi tembak di dekat bundaran Al-Tawam, Jalur Gaza. Foto/YPA
A A A
GAZA - Dua pria lanjut usia (lansia) Palestina, yang dilaporkan digunakan sebagai perisai manusia oleh tentara Israel, ditemukan telah dieksekusi tembak di Al-Tawam, Jalur Gaza. Nasib kedua korban diungkap para saksi mata kepada Al Jazeera Arabic pada Rabu.

Kedua korban sebelumnya ditelanjangi, dipaksa masuk ke rumah-rumah di Gaza sebelum tentara Israel memasukinya, dan ditempatkan di depan kendaraan militer Zionis.

Keduanya diidentifikasi dalam sebuah foto yang dibagikan oleh halaman Israel Genocide Tracker (@trackingisrael) di X sebagai Nadi Abdel Latif Marouf dan Ali Muhammad Marouf. Keduanya berusia 70-an tahun.

Baca Juga: Netanyahu: Israel Tak Butuh Izin Negara Lain untuk Serang Gaza meski Sedang Gencatan Senjata

Dalam foto tersebut, mereka terlihat ditelanjangi hingga hanya mengenakan pakaian dalam, sementara salah satu dari mereka tampak tangannya diikat ke belakang, di lokasi sebuah bangunan yang hancur. Mereka tampak digiring ke lokasi reruntuhan oleh tentara Israel.

Mereka dilaporkan ditahan selama beberapa hari di bawah pengawalan tentara Israel sebelum dibebaskan di bundaran Al-Tawam. Setelah mengizinkan mereka berjalan hanya beberapa meter, mereka dieksekusi dengan tembakan, demikian laporan kelompok pelacak genosida Israel tersebut.

Ramy Abdu, ketua Euro-Med Human Rights Monitor yang berbasis di Jenewa, mengatakan di X: "Setelah digunakan sebagai tameng manusia, kerabat mereka menemukan mereka setelah tiga hari dan mereka telah dieksekusi."

Kelompok Israel Genocide Tracker telah mengajukan Batalyon Kfir Shimshon kepada Hind Rajab Foundation (HRF) untuk digugat atas kejahatan perang. Batalyon tersebut dituduh melakukan penculikan dan penggunaan warga Palestina, termasuk Ali dan Nadi Marouf, serta seorang pria lanjut usia lainnya yang berjalan dengan kruk sebagai perisai manusia sebelum mengeksekusi mereka di Gaza utara antara September hingga Desember 2024.

Dyab Abou Jahjah, Direktur Jenderal HRF, mengatakan, "Para tentara menggunakan warga sipil ini sebagai perisai manusia dan kemudian mengeksekusi mereka."

"Tingkat kebejatan dan pengabaian terhadap nyawa manusia dan hukum perang belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya, seperti dikutip dari Palestine Chronicle, Kamis (30/10/2025).

Abou Jahjah mengatakan organisasinya kini memiliki nama-nama semua komandan dan tentara Israel yang terlibat. Beberapa di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda.

Foto-foto kejahatan yang dipublikasikan memicu keterkejutan dan kemarahan yang meluas di platform media sosial. Para pengguna media sosial mengatakan bahwa kejahatan ini menambah babak baru dalam catatan pelanggaran Israel di Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Berita Terkini
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Infografis
Kucing Caracal Serang...
Kucing Caracal Serang Tentara Israel, Dipuji Lebih Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved