AS Coba Rekrut Pilot Presiden Venezuela Maduro untuk Rencana Penculikan

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:07 WIB
loading...
AS Coba Rekrut Pilot...
Pilot Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Jenderal Bitner Villegas. Foto/el comersio
A A A
WASHINGTON - Seorang agen federal Amerika Serikat (AS) secara diam-diam mencoba merekrut pilot pribadi Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebagai bagian dari rencana untuk menangkap pemimpin tersebut dan menyerahkannya ke tahanan Amerika atas tuduhan perdagangan narkoba. Kabar itu diungkap dalam laporan AP.

Mengutip tiga pejabat AS saat ini dan sebelumnya, serta salah satu lawan Maduro, media tersebut mengklaim agen Keamanan Dalam Negeri AS Edwin Lopez bertemu dengan pilot Maduro, Jenderal Bitner Villegas, di Republik Dominika pada tahun 2024.

Lopez diduga menawarkan uang dan perlindungan kepada pilot tersebut dengan imbalan mengalihkan pesawat Maduro ke lokasi di mana otoritas AS dapat menangkapnya.

Pilot tersebut tetap tidak berkomitmen tetapi terus bertukar pesan dengan agen tersebut selama lebih dari setahun, bahkan setelah Lopez pensiun pada Juli 2025.

Lopez dilaporkan mengutip pengumuman Departemen Kehakiman AS yang menggandakan hadiah untuk penangkapan Maduro menjadi USD50 juta, mendesak Villegas untuk "menjadi pahlawan Venezuela." Pilot tersebut akhirnya menolak, menyebut Lopez "pengecut" dan memutuskan kontak.

Pengungkapan ini terjadi seiring AS meningkatkan tekanan militer dan intelijen terhadap Caracas.

Presiden Donald Trump telah mengizinkan CIA melakukan operasi rahasia di Venezuela dan telah mengerahkan kapal perang, pesawat, dan ribuan pasukan ke Karibia untuk apa yang disebut Washington sebagai kampanye antinarkoba.

Dalam beberapa bulan terakhir, serangan AS terhadap kapal-kapal di dekat Venezuela dan Kolombia dilaporkan telah menewaskan puluhan orang.

Trump mengatakan tindakan tersebut menargetkan para pengedar narkotika. Para pejabat AS menuduh pemerintahan Maduro menjalankan "negara narkotika".

Presiden Venezuela membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai dalih untuk pergantian rezim.

Ia juga menggambarkan pengakuan Trump tentang aktivitas rahasia CIA di Venezuela sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya dan "putus asa".

Maduro telah meningkatkan siaga militer dan menyatakan Venezuela memiliki persenjataan besar sistem pertahanan udara Igla-S era Soviet.

Moskow, sekutu dekat Caracas, telah mengutuk kampanye AS tersebut. Awal bulan ini, Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menuduh Washington merencanakan kudeta di Venezuela dengan kedok operasi antinarkoba, menyebutnya sebagai "pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia."

Baca juga: Israel Kembali Serang Gaza, Banyak Warga Palestina Tewas dan Terluka
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
HUT Ke-80 Bhayangkara,...
HUT Ke-80 Bhayangkara, Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Kapolri
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Berita Terkini
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved