Ukraina Beli 150 Jet Tempur Gripen Swedia, Perang Melawan Rusia Kian Panas

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Gripen E dianggap sebagai pesawat generasi keempat yang canggih yang akan memajukan Angkatan Udara Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan dia berharap dapat menerima Gripen pertama paling cepat tahun depan.

Namun, dengan perkiraan biaya masing-masing sebesar USD85 juta, pendanaan untuk jet tempur tersebut masih belum jelas. Kementerian Pertahanan Swedia tidak segera menanggapi permintaan informasi tambahan.

Gripen dianggap sebagai pilihan jet tempur yang sangat baik bagi Ukraina karena dirancang untuk jenis pertempuran melawan Rusia yang dihadapi Kyiv.

Swedia telah lama memandang Rusia sebagai ancaman potensial dan merancang Gripen di akhir Perang Dingin, dengan pesawat tempur Sukhoi Rusia yang sangat bermanuver dianggap sebagai musuh potensialnya.

Jet tempur Gripen dirancang untuk perang yang menargetkan infrastruktur pendukung penting dan landasan pacu, di mana disagregasi dan penyebaran sangat penting, seperti halnya di Ukraina.

Para pakar perang udara mengatakan bahwa Gripen lebih cocok daripada jet Barat lainnya, seperti F-16 dan Mirage, yang diterima Ukraina. Gripen memang jauh lebih sulit didapatkan, tetapi menawarkan keuntungan yang jelas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved