Ukraina Beli 150 Jet Tempur Gripen Swedia, Perang Melawan Rusia Kian Panas

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:16 WIB
loading...
A A A
Michael Bohnert, pakar perang udara di RAND Corporation, sebelumnya mengatakan kepada Business Insider: "Gripen dibuat sedikit lebih khusus untuk kebutuhan Ukraina."

Misalnya, Gripen dapat beroperasi lebih mudah dari jalan raya sipil jika lapangan terbang dan landasan pacu tradisional dihancurkan. Kedua wilayah ini telah menjadi target utama serangan rudal dan pesawat nirawak Rusia.

Fleksibilitas dan kemampuan untuk menjaga jet tempur tetap bergerak di luar ruangan diperlukan untuk menjaga kekuatan udara. Amerika Serikat dan sekutu NATO lainnya telah mengupayakan kemampuan semacam ini dengan latihan lepas landas dan mendarat di jalan raya serta aktivitas pesawat di lokasi-lokasi yang sulit.

Para pakar kekuatan udara dan peperangan di Royal United Services Institute Inggris menulis di awal perang bahwa Gripen Swedia sejauh ini menawarkan kandidat yang paling sesuai dalam hal persyaratan operasional untuk Ukraina.

Surat pernyataan niat (letter of intent) yang dikeluarkan pada hari Rabu merupakan langkah nyata pertama menuju akuisisi jet-jet tersebut. Namun, para pilot Ukraina telah berlatih menggunakan jet-jet tersebut sebagai persiapan. Mengintegrasikannya ke dalam campuran jet rancangan Barat dan Soviet milik Ukraina akan tetap menjadi tantangan penting ketika pesawat-pesawat tersebut akhirnya tiba.

Gripen tidak hanya menawarkan kemampuan tempur, tetapi juga interoperabilitas yang lebih baik dengan NATO. "Swedia mendukung dan ingin berkontribusi pada Angkatan Udara Ukraina yang kuat dan modern," ujar Jonson.

"Kami memiliki dialog yang baik dengan Ukraina tentang bagaimana Gripen E dapat menjadi bagian dari kekuatan ini di tahun-tahun mendatang," imbuh dia, yang dikutip dari Business Insider, Kamis (23/10/2025).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
Ashanty Curhat Soal...
Ashanty Curhat Soal Hijrah, Akui Sempat Tergoda Lepas Hijab
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved