Rudal Jelajah Nuklir Burevestnik Rusia Miliki Waktu Berkeliaran Hampir Tak Terbatas

Senin, 14 September 2020 - 07:08 WIB
loading...
Rudal Jelajah Nuklir...
Rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir, satu dari lima senjata canggih berkemampuan nuklir Rusia. Foto/Russia Today
A A A
LONDON - Kepala intelijen pertahanan Inggris, Letnan Jenderal Jim Hockenhull, telah memperingatkan bahwa rudal jelajah Burevestnik bertenaga nuklir Rusia dapat tetap berada di atmosfer selama beberapa tahun jika perlu dan dapat menimbulkan ancaman kapan saja.

"Moskow sedang menguji sistem rudal jelajah bertenaga nuklir sub-sonik yang memiliki jangkauan global dan akan memungkinkan serangan dari arah yang tidak terduga," kata Hockenhull dalam jumpa pers di pusat intelijen Five Eyes, seperti dikutip dari surat kabar Sunday Telegraph, Senin (14/9/2020). (Baca: NATO Sepakat Lawan Rudal Berkemampuan Nuklir Rusia yang Kian Canggih )

"Rudal Burevestnik memiliki waktu berkeliaran yang hampir tidak terbatas," ujar bos intelijen pertahanan Inggris tersebut. Dia juga mencatat investasi Moskow dalam kemampuan kapal selam dan pelayarannya, dan menambahkan bahwa ini akan memberi angkatan bersenjata Rusia kemampuan untuk menyerang infrastruktur militer dan sipil.

"Kemampuan ini bersama-sama memungkinkan Rusia untuk menahan Inggris dan infrastruktur sipil dan militer sekutunya dalam risiko serangan langsung baik dengan bahan peledak konvensional dan senjata nuklir, membatasi opsi atau meningkatkan taruhan selama masa krisis," lanjut Hockenhull. (Baca juga: S-500, Senjata Antariksa Pengubah Kemampuan Pertahanan Rudal Rusia )

Rudal jelajah Burevestnik adalah satu dari enam senjata strategis baru yang diluncurkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada Maret 2018.

Sedangkan aliansi intelijen Five Eyes terdiri dari lembaga-lembaga intelijen dari Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved