Ingin Jadi Sekutu Sejati AS, Arab Saudi Ingin Pakta Pertahanan seperti Qatar
Minggu, 19 Oktober 2025 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
"Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa ancaman yang ditimbulkan oleh Iran merupakan kekuatan pendorong di balik hubungan yang lebih erat, yang telah dipupuk oleh Komando Pusat militer AS, yang dikenal sebagai Centcom," lapor surat kabar tersebut.
Ayatollah Sheikh Isa Qassim mengecam keterlibatan beberapa pemerintah Arab dan Muslim dengan rezim Israel dalam kampanye militer berdarah melawan Jalur Gaza.
Laporan The Post menambahkan bahwa kerja sama militer antara negara-negara Arab dan militer AS mencakup pertemuan rahasia selama bertahun-tahun, latihan gabungan, dan latihan yang berfokus pada melawan Iran.
Menyusul serangan rezim Israel bulan lalu di kawasan permukiman di ibu kota Qatar, Doha, yang menargetkan pimpinan Hamas, kerajaan tersebut mengecam AS atas keterlibatannya dalam serangan tersebut.
Meskipun menerima informasi intelijen dan mengetahui sebelumnya tentang rencana serangan rezim Israel di Doha, Washington memutuskan untuk tidak memberi tahu para pemimpin Arab tentang ancaman tersebut.
Pada saat serangan terjadi, sekutu Arab AS di kawasan tersebut ditipu untuk percaya bahwa Washington akan memberi tahu mereka sebelumnya jika pasukan Tel Aviv ingin menyerang.
Monarki Qatar mengecam para pemimpin AS karena menolak memperingatkan Doha tentang prospek agresi Israel.
Ayatollah Sheikh Isa Qassim mengecam keterlibatan beberapa pemerintah Arab dan Muslim dengan rezim Israel dalam kampanye militer berdarah melawan Jalur Gaza.
Laporan The Post menambahkan bahwa kerja sama militer antara negara-negara Arab dan militer AS mencakup pertemuan rahasia selama bertahun-tahun, latihan gabungan, dan latihan yang berfokus pada melawan Iran.
Menyusul serangan rezim Israel bulan lalu di kawasan permukiman di ibu kota Qatar, Doha, yang menargetkan pimpinan Hamas, kerajaan tersebut mengecam AS atas keterlibatannya dalam serangan tersebut.
Meskipun menerima informasi intelijen dan mengetahui sebelumnya tentang rencana serangan rezim Israel di Doha, Washington memutuskan untuk tidak memberi tahu para pemimpin Arab tentang ancaman tersebut.
Pada saat serangan terjadi, sekutu Arab AS di kawasan tersebut ditipu untuk percaya bahwa Washington akan memberi tahu mereka sebelumnya jika pasukan Tel Aviv ingin menyerang.
Monarki Qatar mengecam para pemimpin AS karena menolak memperingatkan Doha tentang prospek agresi Israel.
(ahm)
Lihat Juga :