Diganggu Rusia, 4 Langkah NATO Memperkuat Pertahanannya

Rabu, 15 Oktober 2025 - 18:20 WIB
loading...
Diganggu Rusia, 4 Langkah...
NATO terus memperkuat pertahanannya. Foto/X
A A A
AMSTERDAM - Para menteri pertahanan NATO pada hari Rabu akan membahas penguatan kemampuan aliansi untuk melawan serangan udara Rusia. Itu di tengah kekhawatiran yang berkembang bahwa Moskow sedang menguji Barat di zona abu-abu antara perang dan damai.

Fokus juga akan tertuju pada penguatan dukungan untuk Ukraina karena Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bergabung dengan 31 rekan sejawatnya di NATO bersama atasannya, Presiden Donald Trump, yang mempertimbangkan pasokan rudal jarak jauh ke Kyiv.

Pertemuan di Brussels ini terjadi setelah Moskow mengguncang NATO dengan serangkaian pelanggaran wilayah udara tingkat tinggi di Polandia dan Estonia yang memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di perbatasannya.

Pelanggaran tersebut diikuti oleh serentetan pesawat nirawak misterius yang mengganggu bandara dan terbang mendekati lokasi militer di sejumlah negara.

Semua ini semakin memperkuat kekhawatiran bahwa Rusia sedang melampaui batas dan berusaha menyelidiki reaksi NATO.

"Dalam banyak hal, kita berada dalam konflik jangka panjang dan semakin intensif dengan Rusia," kata seorang pejabat Barat, dilansir Al Arabiya.

Diganggu Rusia, 4 Langkah NATO Memperkuat Pertahannya

1. Menutup Celah di Sisi Timur

Para menteri NATO bersiap untuk memusatkan perhatian pada upaya untuk menutup celah di sisi timur aliansi setelah NATO harus menggunakan rudal mahal untuk menjatuhkan pesawat nirawak Rusia di Polandia.

"Kami melakukan apa yang telah kami latih, dan berhasil, tetapi kami perlu berbuat lebih banyak lagi," kata Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

NATO telah meluncurkan misi baru dan memperkuat pasukannya setelah insiden tersebut, tetapi beberapa negara yang dekat dengan Rusia meminta tanggapan yang lebih tegas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved