Pakar Militer Sebut Konflik Pakistan dan Afghan Tidak Akan Berlangsung Lama, Ini Analisisnya

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:35 WIB
loading...
Pakar Militer Sebut...
Konflik Pakistan dan Afghan tidak akan berlangsung lama. Foto/X/@Markhorr_
A A A
KABUL - Mantan duta besar Pakistan untuk Afghanistan, Asif Durrani, mengatakan kemungkinan bentrokan ini berubah “menjadi sesuatu yang lebih besar dan lebih serius” sangat kecil. Konflik itu hanya berskala kecil.

“Afghanistan tidak memiliki kapasitas militer konvensional, bisa dibilang, jika dibandingkan dengan Pakistan,” ujarnya, dilansir Al Jazeera.

“Perang gerilya tidak sama dengan perang konvensional, yang merupakan hal yang sama sekali berbeda dan sesuatu yang Pakistan jauh lebih unggul daripada Afghanistan.”

Durrani mengatakan ketegangan terus berlanjut, terutama karena keberadaan kelompok bersenjata Taliban Pakistan (TTP), yang ditolak Kabul untuk diakui.

“Selama faktor pemicu itu masih ada, situasi akan tetap tegang,” ia memperingatkan.

"Bahkan selama Konsultasi Format Moskow baru-baru ini, pernyataan bersama mendesak Kabul untuk introspeksi dan mengambil alih kendali atas berbagai kelompok bersenjata yang ada di negara itu serta mengejar mereka. Namun, Taliban Afghanistan tetap berada dalam mode penyangkalan dan berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja."

Selain itu, Asif Durrani, mengatakan bentrokan perbatasan antara Pakistan dan Afghanistan merupakan bagian dari pola yang berulang.

Baca Juga: Perang Makin Memanas, Taliban Klaim Bunuh 58 Tentara Pakistan

"Jika mengacu pada pernyataan pemerintah Afghanistan bahwa Pakistan melancarkan serangan di wilayah perbatasan, tampaknya mereka memilih untuk membalasnya, yang merupakan hal yang biasa dan telah berulang kali terjadi di masa lalu," kata Durrani.

"Bentrokan semacam ini merupakan hal rutin di perbatasan antara kedua negara."

Ia menambahkan bahwa waktu insiden tersebut – yang bertepatan dengan kunjungan menteri luar negeri Afghanistan ke India – "hanyalah kebetulan dan saya tidak akan terlalu memikirkannya".

Durrani juga mengkritik menteri dalam negeri Pakistan karena mengomentari masalah tersebut.

"Menteri Dalam Negeri yang berkomentar bahwa balasan yang pantas akan diberikan kepada Afghanistan sangatlah tidak pantas. Bukan ranah atau tanggung jawabnya untuk ikut campur dalam masalah ini," tambahnya. "Tanggapan apa pun harus datang dari Kementerian Luar Negeri atau militer."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
Jika Tidak Diakui, Taliban...
Jika Tidak Diakui, Taliban Sebut akan Berdampak bagi Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved