Rusia: Penangguhan Uji Coba Vaksin AstraZeneca Tunjukkan Pendekatan yang Salah

Minggu, 13 September 2020 - 19:02 WIB
loading...
Rusia: Penangguhan Uji...
CEO Dana Investasi Langsung Rusia, Kirill Dmitriev menuturkan, Moskow menyambut baik keputusan AstraZeneca untuk melanjutkan uji coba vaksin Covid-19 mereka. Foto/REUTERS
A A A
MOSKOW - CEO Dana Investasi Langsung Rusia , Kirill Dmitriev menuturkan, Moskow menyambut baik keputusan AstraZeneca untuk melanjutkan uji coba vaksin Covid-19 mereka. Namun, Dmitriev menyebut penangguhan uji coba ini menunjukkan adanya pendekatan yang salah dalam pengembangan vaksin.

"Kami senang AstraZeneca telah melanjutkan uji coba dan terus melangkah maju," kata Dmitriev dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Minggu (13/9/2020). ( Baca juga: Relawan Sudah Disuntik Vaksin Positif COVID-19, Ini Penjelasan Epidemiolog )

"Pada saat yang sama, penangguhan uji coba dengan jelas menunjukkan kesalahan pendekatan, ketika seluruh negara secara eksklusif mengandalkan platform baru dan belum teruji saat memilih vaksin untuk digunakan secara luas, termasuk penggunaan vektor adenovirus monyet atau teknologi mRNA," sambungnya.

Dia mengatakan, pihaknya telah sering membahas potensi risiko yang mungkin ditimbulkan oleh teknologi baru, serta membandingkan risiko ini dengan vaksin Sputnik V, yang didasarkan pada platform yang dipelajari dengan baik menggunakan vektor adenoviral manusia, yang telah terbukti aman dan efektif.

"Pada saat yang sama di Amerika Serikat (AS) dan Eropa Barat, platform vektor adenoviral manusia yang terbukti dan aman hanya mencakup 15% dari total volume pengadaan vaksin," ucapnya. ( Baca juga: Erick Thohir: InsyaAllah 30 Juta Dosis Vaksin Tersedia di Akhir Tahun )

"Penundaan uji klinis juga mempertanyakan permintaan beberapa perusahaan farmasi untuk ganti rugi penuh dari risiko apa pun dari vaksin mereka oleh negara-negara pembeli. Rusia tidak akan mengikuti pendekatan tersebut karena telah menunjukkan keamanan dan efisiensi platform vektor adenoviral manusia, termasuk vaksin Sputnik V," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!
Rekomendasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved