Ratusan Pemukim Israel Kembali Serbu Masjid Al-Aqsa, OKI Serukan Aksi Internasional

Kamis, 09 Oktober 2025 - 20:13 WIB
loading...
Ratusan Pemukim Israel...
Pemandangan Kubah Batu saat para pemukim Yahudi fanatik, yang berada di bawah perlindungan polisi Israel, menyerbu Masjid Al-Aqsa pada hari kedua perayaan Sukkot di Yerusalem Timur, pada 8 Oktober 2025. Foto/Gazi Samad/Anadolu Agency
A A A
YERUSALEM - Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam keras penyerbuan kompleks Masjid Al-Aqsa pada Rabu pagi (8/10/2025) oleh ratusan pemukim Israel, didampingi Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Israel, Itamar Ben-Gvir. OKI menggambarkan penyerbuan tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap kesucian masjid dan penghinaan terhadap sentimen umat Islam di seluruh dunia.

Dalam sebuah pernyataan, organisasi yang berbasis di Jeddah tersebut juga mengecam penutupan Masjid Ibrahimi di Hebron oleh otoritas Israel, menyebutnya sebagai perpanjangan dari pelanggaran berulang terhadap tempat-tempat suci Islam dan kebebasan beribadah.

OKI menekankan praktik-praktik tersebut merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap Konvensi Jenewa dan resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan.

Menegaskan kembali posisi tegasnya, OKI menekankan, “Masjid Al-Aqsa, dengan luas keseluruhan 144 dunam, adalah tempat ibadah khusus bagi umat Islam.”

Pernyataan tersebut menekankan Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem atau tempat-tempat sucinya dan mendesak masyarakat internasional untuk bertindak cepat guna menjaga status quo historis dan hukum di kota yang diduduki tersebut.

Penyerbuan tersebut terjadi pada hari kedua hari raya Yahudi, Sukkot, ketika sekelompok pemukim memasuki Masjid Al-Aqsa di bawah pengawalan ketat polisi.

Para saksi melaporkan pelanggaran yang belum pernah terjadi sebelumnya, termasuk menari, bernyanyi, persembahan tanaman, dan pelaksanaan ritual keagamaan di dalam kompleks tersebut.

Sementara itu, Gerakan Perlawanan Palestina (Hamas) mengutuk penyerbuan tersebut sebagai provokasi terencana yang bertepatan dengan peringatan pembantaian Al-Aqsa.

Gerakan tersebut mengatakan tindakan tersebut mencerminkan "pola pikir fasis" pemerintah Israel dan penargetannya yang disengaja terhadap tempat-tempat suci umat Islam.

Baca juga: Rp861 Triliun Dibutuhkan untuk Membangun Kembali Gaza yang Dihancurkan Israel
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Penjaga Keamanan Gagalkan...
Penjaga Keamanan Gagalkan Upaya Pendudukan Israel Sembelih Hewan Kurban di Masjid Al-Aqsa
8 Negara yang Memindahkan...
8 Negara yang Memindahkan Kedutaan Besarnya ke Yerusalem, Salah Satunya Negara Mayoritas Muslim
Doa dan Perayaan Idul...
Doa dan Perayaan Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem: Warga Palestina Sambut Hari Kemenangan
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Duh, AS-Iran Saling...
Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Pigai Desak Kematian...
Pigai Desak Kematian 5 Peserta SPPI Diusut Tuntas: Ini Peristiwa yang Serius
Sinopsis Prescription...
Sinopsis Prescription of Judgment di V+Short, Drama China Seru untuk Penggemar Short Drama
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
Warga Palestina Dilarang...
Warga Palestina Dilarang Salat di Masjid Al-Aqsa oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved