Rp861 Triliun Dibutuhkan untuk Membangun Kembali Gaza yang Dihancurkan Israel

Kamis, 09 Oktober 2025 - 16:07 WIB
loading...
Rp861 Triliun Dibutuhkan...
Asap mengepul di atas Kota Gaza selatan setelah serangkaian serangan udara Israel pada 6 Oktober 2025. Foto/anadolu
A A A
JALUR GAZA - Direktur Kantor Layanan Proyek Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNOPS), Jorge Moreira da Silva, mengatakan USD52 miliar (Rp861 triliun) akan dibutuhkan untuk memulai pembangunan kembali Jalur Gaza setelah gencatan senjata tercapai.

Dalam pernyataan pers pada hari Rabu (8/10/2025), pejabat PBB tersebut menjelaskan 80% infrastruktur Gaza telah hancur total. Ia mencatat pembersihan puing-puing akan menjadi langkah pertama dalam proses rekonstruksi.

Sebelumnya, Kantor Media Pemerintah di Gaza mengatakan pendudukan Israel melanjutkan serangan brutalnya terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, mengabaikan seruan gencatan senjata yang diumumkan Presiden AS Donald Trump dan tanggapan positif yang diberikan terhadap proposal tersebut.

Menurut kantor tersebut, antara Sabtu pagi, 4 Oktober 2025, hingga Selasa malam, 7 Oktober 2025, pendudukan melancarkan lebih dari 230 serangan udara dan artileri yang menargetkan wilayah sipil padat penduduk dan tempat perlindungan di seluruh Jalur Gaza.

Serangan-serangan ini mengakibatkan tewasnya 118 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, dengan 72 di antaranya dilaporkan di Kota Gaza saja.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Qatar mengumumkan Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan mengenai semua ketentuan dan mekanisme implementasi fase pertama perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza, yang akan mengakhiri perang.

Majed Al Ansari, juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, mengatakan dalam unggahan di platform AS X pada Kamis pagi, "Para mediator mengumumkan malam ini telah dicapai kesepakatan mengenai semua ketentuan dan mekanisme implementasi fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza, yang akan mengakhiri perang, pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina, serta masuknya bantuan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
AS Tak Akan Usik Program...
AS Tak Akan Usik Program Rudal Balistik Iran dalam Perundingan
Rekomendasi
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Brasil Lolos ke Fase...
Brasil Lolos ke Fase Gugur usai Hajar Skotlandia: Vinicius Bersinar, Neymar Comeback
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Berita Terkini
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved