Pria Sakit Parah Ini Bertahan Hidup 171 Hari setelah Transplantasi Hati Babi

Kamis, 09 Oktober 2025 - 15:12 WIB
loading...
A A A
"Eksperimen ini menunjukkan alasan untuk optimisme yang hati-hati sekaligus pengingat betapa jauhnya bidang ini masih harus berkembang," kata Dr Heiner Wedemeyer, seorang profesor Gastroenterologi dan Hepatologi di Fakultas Kedokteran Hannover di Jerman.

"Ini benar-benar terobosan," ujar Wedemeyer kepada CNN. "Bagi saya, sebagai ahli hepatologi transplantasi, ini benar-benar menawarkan pandangan dan ide yang benar-benar baru."

Menurut Reading Chronicle, babi adalah hewan donor yang paling menjanjikan karena ukurannya, kemiripannya dengan organ manusia, dan ketersediaan teknologi penyuntingan gen babi. Beberapa studi terbaru telah menunjukkan potensi teknologi penyuntingan gen dan strategi imunosupresif yang baru.

David Bennett menjadi orang pertama dalam sejarah yang menerima transplantasi jantung dari babi yang dimodifikasi secara genetik. Pria berusia 57 tahun itu meninggal dua bulan setelah prosedur tahun 2022, yang dilakukan di University of Maryland Medical Center di Amerika Serikat.

Tahun lalu, Richard Slayman, yang saat itu berusia 62 tahun, menerima transplantasi di Rumah Sakit Umum Massachusetts. Orang pertama yang menerima transplantasi ginjal dari babi hasil rekayasa genetika meninggal lebih dari dua bulan setelah prosedur.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Klaim 70% Serangannya...
Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Legislator Perindo Minta Pemkab Sikka Cegah Pungli di Sekolah
Berita Terkini
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved