Hamas-Israel Teken Tahap 1 Perjanjian Damai Gaza: 20 Sandera Zionis Ditukar 2.000 Tahanan Palestina

Kamis, 09 Oktober 2025 - 11:11 WIB
loading...
Hamas-Israel Teken Tahap...
Presiden AS Donald Trump umumkan Israel dan Hamas telah meneken tahap pertama perjanjian damai Gaza. Foto/via NDTV
A A A
GAZA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan pada Rabu malam bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani "tahap pertama" kerangka kerja perdamaian. Langkah ini akan membuka jalan bagi pembebasan semua sandera Zionis yang ditawan di Gaza.

Hamas akan menukar 20 sandera hidup dengan 2.000 tahanan Palestina sebagai bagian dari tahap pertama kesepakatan untuk mengakhiri perang di Gaza, menurut sumber Hamas kepada AFP, Kamis (9/10/2025).

Meskipun kesepakatan tersebut digambarkan sebagai "terobosan", Trump tidak membahas poin-poin krusial, termasuk pelucutan senjata Hamas dan siapa yang akan memerintah Gaza setelah pertempuran berakhir.

Baca Juga: Trump Peringatkan Israel dan Hamas: Gerak Cepat atau Pertumpahan Darah Besar Akan Terjadi!

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji kesepakatan itu sebagai "keberhasilan diplomatik dan kemenangan nasional dan moral."

Hamas mengatakan, "Perjanjian ini mencakup pengakhiran perang di Gaza, penarikan pasukan pendudukan, masuknya bantuan, dan pertukaran tahanan."

Pengumuman Trump muncul saat Israel memperingati dua tahun serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.

Perang balasan Israel sejak itu telah menewaskan lebih dari 67.000 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Trump mengatakan Amerika Serikat akan berperan dalam membantu membangun kembali Gaza yang dilanda perang dan menjaganya tetap aman dan damai, setelah Israel dan Hamas menyetujui tahap pertama rencananya.

"Kami akan terlibat dalam membantu mereka mewujudkannya, dan menjaga perdamaiannya," ujar Trump kepada Fox News beberapa jam setelah mengumumkan perjanjian tersebut, seraya menambahkan bahwa dia "sangat yakin akan tercipta perdamaian di Timur Tengah."

IDF (militer Zionis) pada hari Kamis menyambut baik kesepakatan yang dicapai antara Israel dan Hamas untuk pembebasan para sandera yang ditawan di Gaza dan mengatakan bahwa mereka "bersiap untuk menerima mereka."

"Kepala Staf menginstruksikan untuk bersiap memimpin operasi mendatang guna memulangkan para sandera dengan kepekaan dan profesionalisme," kata IDF dalam bahasa Arab pada X.

Trump mengatakan dia yakin semua sandera yang ditawan di Gaza, termasuk jenazah mereka yang meninggal, akan kembali pada hari Senin setelah Israel dan Hamas menyetujui gencatan senjata.

"Begitu banyak yang dilakukan untuk membebaskan para sandera, dan kami pikir mereka semua akan kembali pada hari Senin, jadi sepertinya itulah tujuannya, dan itu akan termasuk jenazah mereka yang meninggal," kata Trump.

Presiden dari Partai Republik tersebut berbicara pada Rabu malam, beberapa jam setelah dia mengumumkan rencana perdamaian 20 poin yang bertujuan untuk mengakhiri perang brutal selama dua tahun yang telah menghancurkan Gaza dan menimbulkan bencana kemanusiaan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
3 Purnawirawan Polri...
3 Purnawirawan Polri Dianugerahi Pangkat Kehormatan: Sidarto Danusubroto, Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
Negara-negara Arab Kutuk...
Negara-negara Arab Kutuk Langkah Israel Blokir Bantuan ke Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved