Fakta Baru Pembunuhan Charlie Kirk: Diintimidasi Donatur Yahudi dan Ancam Tinggalkan Gerakan Pro-Israel

Kamis, 09 Oktober 2025 - 07:34 WIB
loading...
Fakta Baru Pembunuhan...
Aktivis Charlie Kirk diintimidasi donator Yahudi dan mengancam akan meninggalkan gerakan pro-Israel sebelum dia ditembak mati di kampus Utah Valley University. Foto/Luciano Gonzalez/Anadolu
A A A
WASHINGTON - Charlie Kirk, aktivis konservatif Amerika Serikat (AS), telah ditembak mati saat bebicara di kampus Utah Valley University pada 10 September lalu. Kini fakta baru menunjukkan, sebelum dibunuh, dia telah diintimidasi donatur Yahudi dan mengancam akan meninggalkan gerakan pro-Israel.

"Saya tidak punya pilihan selain meninggalkan gerakan pro-Israel," kata Kirk dalam pesan-pesannya yang dikonfirmasi sebelum dibunuh.

Pesan teks-nya yang bocor itu mengungkapkan bahwa dia bersiap untuk menjauhkan diri dari gerakan pro-Israel karena apa yang dia sebut sebagai "perundungan" oleh para donatur.

Baca Juga: Aktivis Charlie Kirk Ditembak Mati di Depan Publik AS, Dikenal sebagai Pendukung Israel

Pesan-pesan tersebut, yang dipublikasikan oleh teman dekat dan mantan kolega Kirk, Candace Owens, menunjukkan bahwa dia marah atas penarikan seorang donatur utama yang keberatan dengan keputusannya untuk mensponsori mantan pembawa acara Fox News, Tucker Carlson.

"Baru saja kehilangan donatur Yahudi yang sangat besar," tulis Kirk.

"USD2 juta per tahun karena kami tidak akan membatalkan Tucker. Saya sedang mempertimbangkan untuk mengundang Candace," lanjut pesan Kirk.

"Donatur Yahudi memainkan semua stereotip. Saya tidak bisa dan tidak akan dirundung seperti ini," imbuh pesan Kirk dalam obrolan grup yang kini tersebar luas.

"Saya tidak punya pilihan selain meninggalkan gerakan pro-Israel," pungkas Kirk—sebuah posisi yang sangat bertentangan dengan dukungan publiknya yang telah lama ada untuk negara pendudukan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-9 Beruntun usai Tentaranya Tewas Lagi Digempur Iran
Corong Iran Tantang...
Corong Iran Tantang AS Luncurkan Invasi Darat, Ungkap Rudal Bawah Tanah Teheran
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Mantan Wakapolri Oegroseno...
Mantan Wakapolri Oegroseno Dipanggil soal Dugaan Korupsi Lahan, Kortastipikor: Masih Penyelidikan
Berita Terkini
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved