Fakta Baru Pembunuhan Charlie Kirk: Diintimidasi Donatur Yahudi dan Ancam Tinggalkan Gerakan Pro-Israel
Kamis, 09 Oktober 2025 - 07:34 WIB
loading...
A
A
A
Kirk merupakan pendiri Turning Point USA, organisasi yang fokus pada penyebaran ideologi konservatif di kampus-kampus AS.
Juru bicara Turning Point USA, Andrew Kolvet, mengonfirmasi keaslian pesan-pesan Kirk tersebut dalam siaran terbaru The Charlie Kirk Show, dengan mencatat bahwa meskipun pertukaran pesan tersebut awalnya bersifat pribadi, dia membagikannya kepada pihak berwenang setelah pembunuhan Kirk, dengan mengatakan ia ingin "tidak membiarkan satu hal pun terlewat."
Owens mengeklaim pesan-pesan itu dikirim hanya dua hari sebelum Kirk ditembak mati saat berpidato di hadapan mahasiswa di Utah Valley University.
FBI telah menangkap Tyler Robinson yang berusia 22 tahun, yang tetap menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus pembunuhan ini dan dapat menghadapi hukuman mati di negara bagian Utah jika terbukti bersalah.
Beberapa hari setelah pembunuhan Kirk, seorang donor utama telah menarik dana dari Turning Point USA setelah Kirk menolak untuk mencoret Carlson dari daftar tamu AmericaFest, acara tahunan utama grup tersebut.
Carlson juga mengungkapkan bahwa Kirk semakin kritis terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menggambarkannya sebagai "kekuatan yang sangat merusak" dan menuduh pemimpin Israel tersebut memanipulasi kebijakan AS untuk kepentingannya sendiri.
"Dia mengatakannya kepada saya berkali-kali—dia tidak menyukai Bibi Netanyahu," kata Carlson.
Menurut Carlson, Kirk yakin bahwa Amerika Serikat digunakan untuk berperang atas nama Israel—sebuah posisi yang semakin tidak dapat ditoleransinya.
"Ada sekelompok kecil orang yang sangat intens yang menyiksa Charlie hingga ia meninggal," imbuh Carlson, tanpa menjelaskan lebih lanjut, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (9/10/2025).
Juru bicara Turning Point USA, Andrew Kolvet, mengonfirmasi keaslian pesan-pesan Kirk tersebut dalam siaran terbaru The Charlie Kirk Show, dengan mencatat bahwa meskipun pertukaran pesan tersebut awalnya bersifat pribadi, dia membagikannya kepada pihak berwenang setelah pembunuhan Kirk, dengan mengatakan ia ingin "tidak membiarkan satu hal pun terlewat."
Owens mengeklaim pesan-pesan itu dikirim hanya dua hari sebelum Kirk ditembak mati saat berpidato di hadapan mahasiswa di Utah Valley University.
FBI telah menangkap Tyler Robinson yang berusia 22 tahun, yang tetap menjadi satu-satunya tersangka dalam kasus pembunuhan ini dan dapat menghadapi hukuman mati di negara bagian Utah jika terbukti bersalah.
Beberapa hari setelah pembunuhan Kirk, seorang donor utama telah menarik dana dari Turning Point USA setelah Kirk menolak untuk mencoret Carlson dari daftar tamu AmericaFest, acara tahunan utama grup tersebut.
Carlson juga mengungkapkan bahwa Kirk semakin kritis terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menggambarkannya sebagai "kekuatan yang sangat merusak" dan menuduh pemimpin Israel tersebut memanipulasi kebijakan AS untuk kepentingannya sendiri.
"Dia mengatakannya kepada saya berkali-kali—dia tidak menyukai Bibi Netanyahu," kata Carlson.
Menurut Carlson, Kirk yakin bahwa Amerika Serikat digunakan untuk berperang atas nama Israel—sebuah posisi yang semakin tidak dapat ditoleransinya.
"Ada sekelompok kecil orang yang sangat intens yang menyiksa Charlie hingga ia meninggal," imbuh Carlson, tanpa menjelaskan lebih lanjut, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis (9/10/2025).
Lihat Juga :