4 Skenario Turbulensi Politik Prancis, Salah Satunya Pemakzulan Macron

Selasa, 07 Oktober 2025 - 11:20 WIB
loading...
A A A
Pengesahan anggaran penghematan melalui majelis yang terfragmentasi ini telah mengakibatkan dua pendahulu Lecornu kehilangan pekerjaan, dan Lecornu segera menyadari bahwa ia akan mengalami nasib yang sama.

Reaksi terhadap penunjukan kabinetnya menegaskan hal tersebut. Dengan menunjuk kembali banyak wajah yang familiar pada Minggu malam, Lecornu membuat marah sekutu maupun lawan.

Kaum konservatif mengatakan susunan kabinet tersebut gagal mewakili "perpecahan" yang dijanjikan dengan politik masa lalu, sementara yang lain menolaknya sebagai bukti bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron masih menolak untuk berkompromi.

Sekarang beban sepenuhnya berada di tangan kepala negara Prancis, yang hanya memiliki sedikit pilihan mudah.

4 Skenario Turbulensi Politik Prancis, Salah Satunya Pemakzulan Macron

1. Menunjuk PM Baru

Melansir Euro News, langkah paling cepat adalah menunjuk perdana menteri baru. Secara teori, Macron bisa mencoba lagi dengan seseorang dari aliansi sentrisnya sendiri, tetapi kejatuhan Lecornu yang cepat telah menunjukkan batas pendekatan tersebut. Pemerintahan mana pun yang dipimpin secara eksklusif oleh kubunya kemungkinan akan menghadapi permusuhan yang sama dari partai-partai lain.

Salah satu alternatifnya adalah melihat lebih jauh dari basisnya, mungkin menunjuk tokoh moderat dari oposisi atau bahkan seorang teknokrat yang dianggap lebih netral.

Namun, hal ini mengandung risiko yang signifikan. Penunjukan dari kubu sayap kiri kemungkinan akan memaksa Macron untuk berkompromi dalam reformasi ekonomi, terutama perombakan pensiunnya yang kontroversial.

Memilih seseorang dari kubu kanan dapat mengasingkan kubu kiri dan memicu lebih banyak mosi tidak percaya.

Menambah kesulitan, jabatan perdana menteri itu sendiri semakin dipandang sebagai piala beracun.

Dengan pemilihan presiden 2027 yang sudah di depan mata, hanya sedikit politisi yang mau mempertaruhkan peluang mereka dengan mengambil jabatan tersebut.

BacaJuga: 5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen

2. Membubarkan Majelis NasionalLagi

Secara konstitusional dimungkinkan karena batas waktu satu tahun setelah pembubaran terakhir, hal ini akan membuat para pemilih kembali ke tempat pemungutan suara dalam waktu 20 hingga 40 hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Lisa BLACKPINK Akui...
Lisa BLACKPINK Akui Sering Patah Hati, Rumor Putus dari Frederic Arnault Makin Menguat
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Bidik Rekor Sempurna
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved