Bahas Masa Depan Gaza, Pemimpin Hamas Khalil al-Hayya Berunding dengan Israel
Senin, 06 Oktober 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Melansir Al Arabiya, Trump telah mengirim dua utusan untuk membantu menyelesaikan kesepakatan tersebut: utusan khususnya Steve Witkoff, dan menantunya Jared Kushner.
Baca Juga: Baru Hampir 1 Bulan Menjabat, PM Prancis Sébastien Lecornu Mundur
Al-Hayya tidak menyinggung perundingan atau kemungkinan gencatan senjata dalam pidatonya hari Minggu, di mana ia berduka atas putranya dan lima orang lainnya yang tewas dalam serangan Doha.
Para pejabat tinggi Hamas diyakini selamat dari serangan terarah di Doha, yang menewaskan enam orang dan memicu gelombang kritik, serta teguran dari Presiden AS Donald Trump dan permintaan maaf kepada Qatar dari Netanyahu.
Pria berusia 64 tahun ini menjadi target utama upaya pembunuhan yang gagal oleh Israel bulan lalu, ketika angkatan udaranya melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Qatar.
Al-Hayya telah memimpin tim negosiasi Hamas berkali-kali sebelumnya, dan ia akan mendorong dukungan Arab dan Muslim sementara para mediator berusaha mengakhiri perang yang menghancurkan ini.
Baca Juga: Baru Hampir 1 Bulan Menjabat, PM Prancis Sébastien Lecornu Mundur
Al-Hayya tidak menyinggung perundingan atau kemungkinan gencatan senjata dalam pidatonya hari Minggu, di mana ia berduka atas putranya dan lima orang lainnya yang tewas dalam serangan Doha.
Para pejabat tinggi Hamas diyakini selamat dari serangan terarah di Doha, yang menewaskan enam orang dan memicu gelombang kritik, serta teguran dari Presiden AS Donald Trump dan permintaan maaf kepada Qatar dari Netanyahu.
Siapa Khalil al-Hayya?
Melansir Al Jazeera, Khalil al-Hayya, anggota Hamas paling senior yang masih hidup di luar Gaza, akan memimpin delegasi kelompok tersebut dalam negosiasi tidak langsung di Mesir.Pria berusia 64 tahun ini menjadi target utama upaya pembunuhan yang gagal oleh Israel bulan lalu, ketika angkatan udaranya melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Qatar.
Al-Hayya telah memimpin tim negosiasi Hamas berkali-kali sebelumnya, dan ia akan mendorong dukungan Arab dan Muslim sementara para mediator berusaha mengakhiri perang yang menghancurkan ini.
Lihat Juga :