China Perluas Eksplorasi Tambang Dalam Bumi, Dunia Soroti Dampak Ekologisnya

Senin, 06 Oktober 2025 - 12:41 WIB
loading...
China Perluas Eksplorasi...
China memperluas eksplorasi tambang dalam bumi, dampak ekologisnya jadi sorotan. Foto/thenews.com.pk
A A A
JAKARTA - Di jantung wilayah China bagian tengah, tersembunyi di bawah kawasan granit liar, berdiri sebuah raksasa teknologi yang menjadi simbol dari ambisi agresif negara itu dalam memburu mineral penting. Sebuah pemancar elektromagnetik berkekuatan 500 kilowatt, sekitar lima kali luas New York City, yang awalnya dirancang untuk komunikasi kapal selam, kini menjadi ujung tombak strategi eksplorasi mineral China.

Antena kolosal tersebut, bagian dari proyek Wireless Electromagnetic Method (WEM), bukan hanya keajaiban rekayasa, tetapi juga pertanda gangguan lingkungan dan ketegangan geopolitik.

Saat dunia berlomba mengamankan pasokan litium, kobalt, dan unsur tanah jarang demi teknologi hijau, China melesat jauh di depan. Sistem elektromagnetik berdaya sangat tinggi yang dimilikinya mampu menembus ribuan meter ke dalam kerak bumi, menghasilkan penemuan dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya: deposit emas terbesar di dunia, cadangan litium masif, dan bijih uranium dalam jumlah besar.

Baca Juga: Dua Ilmuwan China Terlibat Bio-Smuggling, Universitas Michigan Jadi Sorotan

Mengutip dari Mekong News, Senin (6/10/2025), temuan yang tercatat dalam laporan China Geological Survey itu membuat negara-negara Barat tertinggal jauh. Sementara negara-negara Barat bekerja dengan alat berdaya maksimal 30 kW, persenjataan teknologi China kini melampaui 100 kW di hampir semua proyek. Namun, dominasi teknologi ini datang dengan biaya lingkungan yang sangat besar.

Metode eksplorasi elektromagnetik China mengubah skala dan kedalaman deteksi mineral. Dengan membanjiri bumi menggunakan sinyal berdaya tinggi, para geolog kini dapat memetakan tubuh bijih yang terkubur antara kedalaman 500 hingga 2.000 meter—yang mereka sebut sebagai “ruang mineral kedua.”

Di tambang tembaga Jiama, Tibet, survei tensor CSAMT berhasil mencapai resolusi hingga lebih dari 3.000 meter, mengungkap pola resistivitas yang berkorelasi dengan zona bijih kaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved