Miliarder Ini Penghasilannya Rp3,3 Miliar Per Tahun, tapi Tak Gengsi Jadi Tukang Sapu

Minggu, 05 Oktober 2025 - 12:09 WIB
loading...
Miliarder Ini Penghasilannya...
Koichi Matsubara, miliarder Jepang berpenghasilan lebih dari Rp3,3 miliar per tahun dari penyewaan dan investasi properti. Namun, dia tak gengsi kerja sebagai tukang sapu lantai. Foto/via SCMP
A A A
TOKYO - Koichi Matsubara (56), seorang pria asal Jepang, adalah miliarder dengan penghasilan 30 juta yen (lebih dari Rp3,3 miliar) per tahun. Namun dia tidak gengsi atau malu dengan pekerjaan hariannya, tukang sapu atau petugas pembersih lantai.

Matsubara kaya raya dari hasil penyewaan dan investasi properti. Penduduk Tokyo ini menghasilkan sekitar 30 juta yen per tahun dari tujuh apartemen sewaan dan investasi saham serta reksa dana.

Menurut laporan The Gold Online, Minggu (5/10/2025), alih-alih pamer hidup mewah, dia justru menghabiskan sebagian waktunya dalam seminggu untuk menyapu koridor, membersihkan area umum, dan melakukan pekerjaan pemeliharaan kecil di sebuah gedung hunian.

Baca Juga: Karier Militer Mayjen Sineenat Wongvajirapakdi, Selir Resmi Raja Thailand Sepanjang Sejarah

Matsubara bekerja tiga hari seminggu, empat jam per shift, dengan penghasilan sekitar 100.000 yen per bulan. Jumlah tersebut jauh di bawah gaji bulanan rata-rata di Tokyo, yang mencapai 350.000 yen.

Meskipun kaya, dia lebih menyukai rutinitas sederhana sebagai petugas kebersihan, karena pekerjaan tersebut memberinya struktur dan tujuan hidup.

“Setiap pagi saya bangun, membersihkan, dan merapikan semuanya. Rasanya sungguh menyenangkan,” ujarnya.

Dari Buruh Pabrik Jadi Bos Properti


Dibesarkan dalam keluarga dengan orang tua tunggal, Matsubara tumbuh dengan keterbatasan.

Setelah menyelesaikan sekolah menengah, dia bekerja di pabrik dengan gaji 180.000 yen per bulan.

Dengan hidup hemat, dia menabung sekitar 3 juta yen dan membeli apartemen kecil pertamanya.

“Pasar perumahan saat itu sedang mencapai titik terendah. Saya menghindari kekosongan, melunasi hipotek lebih awal, dan secara bertahap memperluas properti saya,” jelasnya.

Selama bertahun-tahun, dia membangun portofolio tujuh apartemen sewa di Tokyo dan sekitarnya, serta berinvestasi di saham dan reksa dana.

Meskipun mapan secara finansial, Matsubara menjalani gaya hidup hemat. Dia menyewa apartemen kecil, memasak di rumah, tidak membeli baju baru selama lebih dari satu dekade, dan bersepeda alih-alih memiliki mobil.

Baginya, kekayaan bukan tentang kemewahan, melainkan kemandirian.

“Saya berharap memiliki sesuatu untuk dilakukan setiap hari, tetap sehat, dan berpikir untuk diri sendiri,” ujarnya.

Matsubara, yang telah bekerja hampir 20 tahun sebagai petugas kebersihan, sekarang menantikan masa pensiun dan uang pensiun yang sederhana di usia 60—puas dengan kehidupan yang lebih mementingkan kesehatan dan tujuan daripada kemewahan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved