Drone Rusia Serang Stasiun Kereta Ukraina Telan Korban Jiwa, Zelensky Sebut Biadab

Minggu, 05 Oktober 2025 - 08:05 WIB
loading...
Drone Rusia Serang Stasiun...
Serangan drone Rusia menargetkan Stasiun Kereta Api Shostka, di wilayah Sumy, Ukraina, pada hari Sabtu. Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka. Foto/Screenshot video Sky News
A A A
KYIV - Serangan drone Rusia menargetkan Stasiun Kereta Api Shostka, di wilayah Sumy, Ukraina, pada hari Sabtu. Serangan tersebut, yang turut menghantam dua kereta api, menyebabakan satu orang tewas danbeberapa lainnya terluka.

Kepala Perkeretaapian Ukraina, Oleksandr Pertsovskyi, mengonfirmasi serangan tersebut dalam sebuah unggahan Facebook.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (5/10/2025), menggambarkan serangan drone Rusia itu sebagai "biadab".

Dia mengatakan setidaknya ada 30 korban, tetapi jumlah ini direvisi oleh Layanan Darurat Negara Ukraina.

Baca Juga: Kyiv: China Pasok Intelijen ke Rusia tentang Target Serangan di Ukraina

Menurut laporan media Ukraina, satu orang tewas dan tujuh lainnya, termasuk tiga anak-anak, terluka dalam serangan itu. Jaksa setempat mengatakan korban tewas adalah seorang pria berusia 71 tahun yang ditemukan di salah satu gerbong kereta.

"Di komunitas Shostka, musuh menyerang stasiun kereta api, menyebabkan salah satu gerbong penumpang terbakar. Saat memadamkan api, tim penyelamat berulang kali ditembaki, tetapi untungnya tidak ada yang terluka," kata Layanan Darurat Negara Ukraina.

Kobaran api yang disebabkan oleh serangan drone Rusia tersebut telah berhasil dipadamkan.

Gubernur Sumy, Oleh Hryhorov, mengatakan sebuah kereta api menuju Kyiv telah dihantam dan petugas medis dan tim penyelamat bergegas ke lokasi serangan.

Zelensky dan Hryhorov mengunggah foto-foto dari lokasi serangan yang menunjukkan sebuah gerbong penumpang terbakar.

Kepala pemerintahan distrik setempat, Oksana Tarasiuk, mengatakan kepada penyiar publik Ukraina: "Serangan ini merupakan serangan keji yang bertujuan memutus komunikasi dengan komunitas garis depan kami."

Sementara ajudan utama Zelensky, Andriy Yermak, menuduh Rusia sengaja menargetkan stasiun dan kereta api, dengan mengatakan bahwa Rusia sedang melancarkan "perang melawan warga sipil".

Rusia belum berkomentar atas serangan terhadap stasiun kereta api Ukraina. Moskow selama ini bersikeras bahwa serangannya hanya menargetkan situs militer dan pabrik senjata.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Mutasi Polri, AKBP Rulian...
Mutasi Polri, AKBP Rulian Syauri Jabat Kapolres Malang, Kombes Putu Kholis Jadi Kapolres Bekasi Kota
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Berita Terkini
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved