Kyiv: China Pasok Intelijen ke Rusia tentang Target Serangan di Ukraina

Minggu, 05 Oktober 2025 - 06:23 WIB
loading...
Kyiv: China Pasok Intelijen...
Kyiv tuduh China memberikan intelijen kepada Rusia agar Moskow dapat melancarkan serangan rudal yang lebih baik di dalam Ukraina. Foto/X/@DD_Geopolitics
A A A
KYIV - Kyiv telah menuduh China memberikan intelijen kepada Rusia agar Moskow dapat melancarkan serangan rudal yang lebih baik di dalam Ukraina. Tuduhan ini dilontarkan seorang pejabat senior intelijen Kyiv.

Oleh Alexandrov, seorang pejabat di Badan Intelijen Luar Negeri Ukraina (SZRU), mengatakan kepada kantor berita pemerintah; Ukrinform, bahwa Beijing memberikan intelijen satelit tentang target, termasuk target yang mendapatkan keuntungan dari investasi asing.

“Terdapat bukti kerja sama tingkat tinggi antara Rusia dan China dalam melakukan pengintaian satelit di wilayah Ukraina untuk mengidentifikasi dan mengeksplorasi lebih lanjut objek-objek strategis yang akan ditargetkan,” kata Alexandrov kepada Ukrinform, Minggu (5/10/2025).

Baca Juga: Putin Balas Trump yang Sebut Rusia Macan Kertas: Lalu NATO Itu Apa?

“Seperti yang telah kita lihat dalam beberapa bulan terakhir, situs-situs ini kemungkinan milik investor asing," ujarnya.

Presiden Volodymyr Zelensky dan para pejabat regional mengatakan serangan rudal Rusia pada bulan Agustus menghantam sebuah pabrik peralatan milik Amerika Serikat di wilayah Zakarpattia barat, melukai 15 orang.

Zelensky mengatakan pada bulan April bahwa China memasok senjata dan mesiu ke Rusia. Dia juga mengatakan bahwa pemerintahnya memiliki informasi intelijen bahwa China memproduksi senjata di wilayah Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Trump Tuduh Iran Mengulur...
Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!
Rekomendasi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Paula Verhoeven Dicecar...
Paula Verhoeven Dicecar 30 Pertanyaan soal Kasus Hanania Group, Ini Pengakuannya!
Berita Terkini
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Infografis
Balas Ukraina, Rudal...
Balas Ukraina, Rudal Rusia Tewaskan 13 Orang di Zaporizhzhia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved