Takut Diintai Rusia, Denmark Larang Semua Penerbangan Drone
Senin, 29 September 2025 - 17:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Takut Dilanda Kerusuhan, Singapura Tolak Masuk Aktivis Hong Kong
Menyusul pertemuan NATO di Riga, Latvia, pada hari Sabtu, Kolonel Martin O’Donnell, juru bicara Markas Besar Tertinggi Sekutu Eropa, mengumumkan bahwa “kami akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap aset-aset multi-domain baru di wilayah Laut Baltik, yang mencakup Denmark, di bawah Baltic Sentry.”
Ia juga mengatakan bahwa para pemimpin NATO terus berkomunikasi dengan para pejabat Denmark setelah penampakan pesawat tanpa awak tersebut.
Pada Minggu sore, Kementerian Pertahanan Denmark mengumumkan bahwa fregat pertahanan udara Jerman, FSG Hamburg, telah tiba di Kopenhagen.
“Di sini, kapal tersebut akan berkontribusi untuk memperkuat pengawasan Denmark di wilayah udara sehubungan dengan KTT Uni Eropa mendatang di Kopenhagen,” kata Kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
“Fregat Jerman tersebut merupakan bagian dari aktivitas Baltic Sentry NATO, yang bertujuan untuk memperkuat kehadiran NATO di sepanjang sisi timur aliansi.”
Secara terpisah, Jerman menyatakan bahwa setelah permintaan dari Denmark, angkatan bersenjatanya akan memberikan dukungan militer untuk KTT Uni Eropa mendatang melalui "kemampuan Sistem Pesawat Nirawak Anti-kecil", yang juga dikenal sebagai C-sUAS, yaitu sistem deteksi yang menggunakan teknologi radar, optik, dan akustik.
Menyusul pertemuan NATO di Riga, Latvia, pada hari Sabtu, Kolonel Martin O’Donnell, juru bicara Markas Besar Tertinggi Sekutu Eropa, mengumumkan bahwa “kami akan melakukan pengawasan yang lebih ketat terhadap aset-aset multi-domain baru di wilayah Laut Baltik, yang mencakup Denmark, di bawah Baltic Sentry.”
Ia juga mengatakan bahwa para pemimpin NATO terus berkomunikasi dengan para pejabat Denmark setelah penampakan pesawat tanpa awak tersebut.
Pada Minggu sore, Kementerian Pertahanan Denmark mengumumkan bahwa fregat pertahanan udara Jerman, FSG Hamburg, telah tiba di Kopenhagen.
“Di sini, kapal tersebut akan berkontribusi untuk memperkuat pengawasan Denmark di wilayah udara sehubungan dengan KTT Uni Eropa mendatang di Kopenhagen,” kata Kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.
“Fregat Jerman tersebut merupakan bagian dari aktivitas Baltic Sentry NATO, yang bertujuan untuk memperkuat kehadiran NATO di sepanjang sisi timur aliansi.”
Secara terpisah, Jerman menyatakan bahwa setelah permintaan dari Denmark, angkatan bersenjatanya akan memberikan dukungan militer untuk KTT Uni Eropa mendatang melalui "kemampuan Sistem Pesawat Nirawak Anti-kecil", yang juga dikenal sebagai C-sUAS, yaitu sistem deteksi yang menggunakan teknologi radar, optik, dan akustik.
Lihat Juga :