Iran Kembali Gantung Mata-mata Israel
Senin, 29 September 2025 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Awal bulan ini, Iran mengeksekusi Babak Shahbazi, yang dituduh sebagai mata-mata Israel. Para aktivis membantah tuduhan itu, mengatakan bahwa Shahbazi disiksa hingga membuat pengakuan palsu setelah menulis surat kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang menawarkan diri berjuang demi Kyiv melawan Rusia.
Iran telah menghadapi berbagai protes nasional dalam beberapa tahun terakhir, yang dipicu oleh kemarahan atas ekonomi, tuntutan hak-hak perempuan, dan seruan agar teokrasi negara itu berubah.
Menanggapi protes-protes tersebut dan perang bulan Juni, Iran telah mengeksekusi mati tahanan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sejak tahun 1988, ketika Iran mengeksekusi ribuan orang di akhir perang Iran-Irak.
Iran Human Rights yang berbasis di Oslo dan Abdorrahman Boroumand Center for Human Rights in Iran yang berbasis di Washington memperkirakan jumlah orang yang dieksekusi pada tahun 2025 mencapai lebih dari 1.000 orang, dengan catatan bahwa jumlah tersebut bisa lebih tinggi karena Iran tidak melaporkan setiap eksekusi.
Iran telah menghadapi berbagai protes nasional dalam beberapa tahun terakhir, yang dipicu oleh kemarahan atas ekonomi, tuntutan hak-hak perempuan, dan seruan agar teokrasi negara itu berubah.
Menanggapi protes-protes tersebut dan perang bulan Juni, Iran telah mengeksekusi mati tahanan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sejak tahun 1988, ketika Iran mengeksekusi ribuan orang di akhir perang Iran-Irak.
Iran Human Rights yang berbasis di Oslo dan Abdorrahman Boroumand Center for Human Rights in Iran yang berbasis di Washington memperkirakan jumlah orang yang dieksekusi pada tahun 2025 mencapai lebih dari 1.000 orang, dengan catatan bahwa jumlah tersebut bisa lebih tinggi karena Iran tidak melaporkan setiap eksekusi.
(mas)
Lihat Juga :