Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!

Minggu, 28 September 2025 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Penyebaran infeksi menular seksual telah dikaitkan dengan penggunaan media sosial dan aplikasi kencan geospasial, yang menyebabkan peningkatan jumlah pasangan seksual – termasuk kontak baru dan anonim.

Sebelumnya, Eropa telah mengalami peningkatan yang "mengkhawatirkan" dalam jumlah kasus infeksi menular seksual (IMS), sebuah badan Uni Eropa memperingatkan.

Laporan Epidemiologi Tahunan yang diterbitkan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) pada hari Kamis mengungkapkan temuan untuk tahun 2022 bagi negara-negara anggota Uni Eropa dan Wilayah Ekonomi Eropa (Islandia, Liechtenstein, dan Norwegia).

Menurut dokumen tersebut, di seluruh Uni Eropa/EEA, kasus infeksi bakteri seperti sifilis, gonore, dan klamidia mengalami peningkatan yang "mengkhawatirkan" dan "signifikan" dibandingkan dengan tahun 2021. Kasus gonore meningkat sebesar 48%, kasus sifilis sebesar 34%, dan kasus klamidia sebesar 16%, menurut laporan tersebut. Laporan tersebut tidak memberikan angka untuk IMS virus seperti HIV dan Hepatitis.

Pendidikan kesehatan seksual, perluasan akses ke layanan tes dan pengobatan, serta pemberantasan stigma yang terkait dengan IMS telah disebutkan sebagai cara untuk mengatasi masalah ini oleh Direktur ECDC, Andrea Ammon.

"Sayangnya, angka-angka tersebut menggambarkan gambaran yang suram, yang menuntut perhatian dan tindakan segera kita," ujarnya dalam konferensi pers pada hari Kamis.

"Angka-angka ini – meskipun besar – kemungkinan besar hanya mewakili puncak gunung es, karena data pengawasan mungkin meremehkan beban sebenarnya dari sifilis, gonore, dan klamidia karena perbedaan dalam praktik tes, akses ke layanan kesehatan seksual, dan praktik pelaporan di seluruh negara," tambahnya, sebagaimana dikutip oleh Euractiv.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Berita Terkini
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved