Media AS Sebut FBI Kerahkan Agen Berpakaian Preman untuk Picu Kerusuhan

Minggu, 28 September 2025 - 15:30 WIB
loading...
Media AS Sebut FBI Kerahkan...
FBI dituding kerahkan agen berpakaian preman untuk picu kerusuhan. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Biro Investigasi Federal ( FBI ) memiliki sekitar 274 "agen berpakaian preman" yang hadir selama kerusuhan Capitol Hill pada 6 Januari 2021. Itu dilaporkan media konservatif Blaze News mengutip sumber senior kongres yang tidak disebutkan namanya.

Klaim baru ini bertentangan dengan bantahan lama biro tersebut atas dugaan kehadiran mereka yang besar selama kerusuhan tahun 2021.

Akhir tahun lalu, Kantor Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman AS mengatakan bahwa biro tersebut tidak memiliki "petugas yang menyamar" di antara kerumunan, tetapi mengakui bahwa 26 informan rahasia FBI hadir.

Saat itu, Inspektur Jenderal Departemen Kehakiman (DOJ) mengatakan bahwa empat informan telah memasuki Gedung Capitol bersama kerumunan. Hanya tiga informan yang dipanggil ke Washington untuk melaporkan "subjek terorisme domestik yang kemungkinan menghadiri acara tersebut" setelah kejadian.

Baca Juga: NATO Tak Berkutik, Drone Tak Dikenal Ganggu Pangkalan Militer Denmark

Blaze News mencatat bahwa informasi baru yang diperolehnya dari sumber kongres tidak serta merta bertentangan dengan keterangan resmi, mengingat "karyawan yang menyamar" dan "agen berpakaian sipil" dapat diperlakukan berbeda oleh biro tersebut.

Namun, laporan tersebut memicu kemarahan Presiden AS Donald Trump, yang berjanji untuk menyelidiki klaim tersebut dan membawa "polisi kotor dan politisi korup" ke pengadilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Berita Terkini
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved