Media AS Sebut FBI Kerahkan Agen Berpakaian Preman untuk Picu Kerusuhan
Minggu, 28 September 2025 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Trump menuduh bahwa personel FBI yang menyamar tersebut mungkin bertindak sebagai "agitator dan pemberontak" selama peristiwa 6 Januari.
"Saya ingin tahu siapa saja dari mereka yang disebut 'Agen' ini, dan apa yang mereka lakukan pada Hari 'Bersejarah' itu. Banyak Patriot Amerika yang hebat harus membayar harga yang sangat mahal hanya demi cinta mereka kepada Negara. Saya berutang penyelidikan terhadap 'Polisi Kotor dan Politisi Korup' ini kepada mereka! Christopher Wray, Direktur FBI saat itu, harus memberikan penjelasan yang sangat penting," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Peristiwa 6 Januari memicu penyelidikan besar-besaran oleh FBI, serta penyelidikan yang luas terhadap dugaan konspirasi untuk membatalkan pemilu 2020.
Penyelidikan tersebut mengakibatkan lebih dari 1.500 orang didakwa dengan kejahatan federal, termasuk Trump sendiri. Trump memberikan grasi kepada semua orang yang menghadapi dakwaan terkait kerusuhan tersebut, dengan sebagian besar menerima pengampunan penuh.
"Saya ingin tahu siapa saja dari mereka yang disebut 'Agen' ini, dan apa yang mereka lakukan pada Hari 'Bersejarah' itu. Banyak Patriot Amerika yang hebat harus membayar harga yang sangat mahal hanya demi cinta mereka kepada Negara. Saya berutang penyelidikan terhadap 'Polisi Kotor dan Politisi Korup' ini kepada mereka! Christopher Wray, Direktur FBI saat itu, harus memberikan penjelasan yang sangat penting," tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Peristiwa 6 Januari memicu penyelidikan besar-besaran oleh FBI, serta penyelidikan yang luas terhadap dugaan konspirasi untuk membatalkan pemilu 2020.
Penyelidikan tersebut mengakibatkan lebih dari 1.500 orang didakwa dengan kejahatan federal, termasuk Trump sendiri. Trump memberikan grasi kepada semua orang yang menghadapi dakwaan terkait kerusuhan tersebut, dengan sebagian besar menerima pengampunan penuh.
(ahm)
Lihat Juga :