Perang Psikologis, Pidato Netanyahu di PBB Disiarkan Lewat Pengeras Suara Menggelegar di Penjuru Gaza

Jum'at, 26 September 2025 - 20:28 WIB
loading...
Perang Psikologis, Pidato...
PM Israel Benjamin Netanyahu berpidato di Sidang Umum PBB. Foto/aljazeera
A A A
JALUR GAZA - Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pidato PM Israel di Majelis Umum PBB akan disiarkan melalui pengeras suara yang menggelegar di seluruh Jalur Gaza.

Kantor tersebut menyatakan pidato tersebut akan disiarkan dari pengeras suara besar yang dipasang di truk-truk di wilayah Israel, dan Netanyahu memerintahkan agar kegiatan tersebut tidak membahayakan tentara Israel.

Surat kabar Haaretz Israel mengatakan langkah tersebut merupakan upaya "perang psikologis".

Keluarga tentara Israel mengkritik langkah tersebut, dengan mengatakan hal itu membahayakan nyawa anggota militer Israel di Gaza, lapor Otoritas Penyiaran Israel.

Perdana Menteri Israel Netanyahu akan segera berpidato di Majelis Umum PBB – hanya beberapa hari setelah 10 negara lainnya mengakui negara Palestina.

Kunjungannya dilakukan di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel untuk menghentikan genosida di Gaza.

Berikut tanggapan internasional terbaru. Presiden Cile Gabriel Boric menyatakan, “Saya ingin melihat Netanyahu dan mereka yang bertanggung jawab atas genosida terhadap rakyat Palestina diadili di hadapan Mahkamah Internasional.”

Presiden Slovenia Natasa Pirk Musar, “Kita tidak menghentikan genosida di Rwanda. Kita tidak menghentikan genosida di Srebrenica. Kita harus menghentikan genosida di Gaza. Tidak ada alasan lagi.”

Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy menyatakan, “Tidak ada jawaban atas kengerian ini selain tindakan diplomatik bersama untuk menjaga harapan perdamaian tetap hidup.”

Presiden AS Donald Trump, “Kita akan melakukan sesuatu karena ini sudah terlalu lama dan kita ingin ini berakhir.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang mereka yang memilih negara Palestina, “Saya akan mengutuk para pemimpin itu. Ini tidak akan terjadi.”

Komisioner UNRWA Philippe Lazzarini, “Ada pesan singkat – akhiri neraka ini.”

Khalil Abu Daher adalah seorang pria Palestina yang terusir dari Kota Gaza yang terpaksa mengungsi dari rumahnya akibat serangan mematikan tentara Israel.

"Saya terpaksa meninggalkan kota saya karena pemboman hebat," ujarnya kepada Al Jazeera di kamp Nuseirat di Gaza tengah.

"Ini adalah perjalanan menuju kematian. Mereka telah menghancurkan rumah dan bangunan kami, dan sekarang kami di sini."

Kepala UNRWA Abu Daher mengatakan ia melakukan seluruh perjalanan dengan berjalan kaki, berharap menemukan perlindungan dari serangan Israel, tetapi tidak menemukan tempat yang aman. "Di mana-mana akan ada serangan," tambahnya.

Baca juga: Trump Tawarkan 21 Poin untuk Akhiri Genosida Secara Permanen, Cabut Rencana Gaza Riviera
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved