Trump Perintahkan Hukuman Mati Diterapkan Kembali di Ibu Kota AS
Jum'at, 26 September 2025 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
"Hukuman mati di Washington," kata Trump saat menandatangani perintah tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (26/9/2025).
"Jika Anda membunuh seseorang, atau jika Anda membunuh petugas polisi, petugas penegak hukum—hukuman mati. Dan semoga tidak akan ada lagi. Kita telah melewati minggu demi minggu tanpa pembunuhan," paparnya.
Saat memperkenalkan memorandum tersebut, sekretaris staf Gedung Putih, Will Scharf, menggambarkan hukuman mati sebagai "salah satu pencegah paling ampuh yang kita miliki terhadap kejahatan kekerasan".
"Itu adalah bagian dari upaya Trump untuk menjadikan Washington kota yang aman dan terlindungi bagi penduduknya dan semua pengunjungnya," ujarnya.
Langkah ini menyusul tindakan keras pemerintah federal Trump yang menyeluruh terhadap kejahatan di ibu kota. Pada bulan Agustus, dia menggunakan Undang-Undang Home Rule 1973 untuk menyatakan keadaan darurat keamanan publik, menempatkan Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah kendali federal dan mengerahkan ratusan pasukan Garda Nasional untuk mendukung penegakan hukum setempat.
"Jika Anda membunuh seseorang, atau jika Anda membunuh petugas polisi, petugas penegak hukum—hukuman mati. Dan semoga tidak akan ada lagi. Kita telah melewati minggu demi minggu tanpa pembunuhan," paparnya.
Saat memperkenalkan memorandum tersebut, sekretaris staf Gedung Putih, Will Scharf, menggambarkan hukuman mati sebagai "salah satu pencegah paling ampuh yang kita miliki terhadap kejahatan kekerasan".
"Itu adalah bagian dari upaya Trump untuk menjadikan Washington kota yang aman dan terlindungi bagi penduduknya dan semua pengunjungnya," ujarnya.
Langkah ini menyusul tindakan keras pemerintah federal Trump yang menyeluruh terhadap kejahatan di ibu kota. Pada bulan Agustus, dia menggunakan Undang-Undang Home Rule 1973 untuk menyatakan keadaan darurat keamanan publik, menempatkan Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah kendali federal dan mengerahkan ratusan pasukan Garda Nasional untuk mendukung penegakan hukum setempat.
Lihat Juga :