Profil Stanley Underhill, Pendeta Inggris yang Mengaku Gay di Usia 91 Tahun

Senin, 22 September 2025 - 12:44 WIB
loading...
Profil Stanley Underhill,...
Stanley Underhill, pendeta Inggris yang secara terbuka mengaku dirinya gay di usia 91 tahun. Foto/BBC
A A A
JAKARTA - Di usia 91 tahun, Stanley Underhill, seorang pendeta Inggris, membuat keputusan mengejutkan: berbicara terbuka mengenai orientasi seksualnya sebagai gay. Pengakuannya ini muncul dalam memoar "Coming Out of the Black Country" yang diterbitkan 2018 dan berbagai wawancara media.

Pengakuan Underhill bukan hanya soal identitas pribadi tetapi juga refleksi dari perjalanannya yang panjang—penuh tekanan sosial, depresi, ekspektasi institusi, serta kerinduan spiritual dan keaslian.

Profil Stanley Underhill


Stanley R. Underhill lahir pada tahun 1927 di kawasan Black Country, Inggris barat. Daerah ini dikenal sebagai jantung industri berat Inggris, penuh asap pabrik, kemiskinan, dan kerasnya budaya kelas pekerja.

Sosok rinci identitasnya tetap dirahasiakan, termasuk nama tengah dengan inisial "R" tersebut, dan juga identitas orangtuanya.

Baca Juga: Tragis, Pendeta Ini Dibunuh oleh Pria Selingkuhan Istrinya

Sejak kecil, Underhill merasakan dirinya berbeda. Dia tidak menyukai permainan kasar anak laki-laki dan lebih condong pada dunia seni dan bacaan.

Namun perbedaan itu segera mengundang stigma. Dalam memoarnya "Coming Out of the Black Country", dia menceritakan bagaimana ayahnya menolak kecenderungan dirinya yang lembut. Dia menulis bahwa sejak usia sekolah dia sudah menjadi sasaran olok-olok, dipanggil dengan sebutan yang merendahkan.

“Sejak awal saya belajar bahwa berbeda berarti dipermalukan. Saya belajar untuk menutup mulut, menyembunyikan, dan berpura-pura,” tulisnya.

Pada usia remaja, Underhill bekerja sebagai penyusun huruf di percetakan Birmingham.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Unik! Polisi Peru Nyamar...
Unik! Polisi Peru Nyamar Jadi Maskot Piala Dunia 2026 saat Tangkap Pengedar Narkoba
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Berita Terkini
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved