Siapa yang Akui Negara Palestina, Siapa yang Tidak, dan Mengapa Itu Penting

Senin, 22 September 2025 - 11:22 WIB
loading...
A A A
Namun, perang di Gaza telah membalikkan keadaan, dengan Norwegia, Spanyol, Irlandia, dan Slovenia mengikuti jejak Swedia untuk mengakui negara tersebut pada tahun 2024, sebelum Inggris dan Portugal melakukannya pada hari Minggu.

Italia dan Jerman tidak berencana mengakui Negara Palestina.

Apa Arti Pengakuan Negara Palestina?


Romain Le Boeuf, seorang profesor hukum internasional di Universitas Aix-Marseille di Prancis selatan, menggambarkan pengakuan Negara Palestina sebagai "salah satu pertanyaan paling rumit" dalam hukum internasional. "Sedikit seperti titik tengah antara politik dan hukum," katanya.

Dia mengatakan kepada AFP bahwa negara-negara bebas memilih waktu dan bentuk pengakuan, dengan variasi yang sangat besar, baik yang eksplisit maupun implisit.

Menurut Le Boeuf, tidak ada kantor untuk mendaftarkan pengakuan.

"Otoritas Palestina di Tepi Barat mencantumkan semua yang mereka anggap sebagai tindakan pengakuan dalam daftarnya sendiri, tetapi dari sudut pandang yang sepenuhnya subjektif. Dengan cara yang sama, negara-negara lain akan mengatakan bahwa mereka telah mengakui atau tidak mengakui, tetapi tanpa perlu benar-benar membenarkan diri mereka sendiri," ujarnya.

"Namun, ada satu hal yang cukup jelas dalam hukum internasional: pengakuan tidak berarti bahwa sebuah negara telah terbentuk, sebagaimana ketiadaan pengakuan tidak menghalangi negara tersebut untuk berdiri," paparnya.

Meskipun pengakuan sebagian besar memiliki bobot simbolis dan politis, tiga perempat negara mengatakan bahwa Palestina memenuhi semua persyaratan yang diperlukan untuk menjadi sebuah negara.

"Saya tahu bagi banyak orang ini tampak hanya simbolis, tetapi sebenarnya dalam hal simbolisme, ini semacam 'Sebuah pengubah permainan'," tulis pengacara dan profesor hukum Prancis-Inggris Philippe Sands di New York Times pada pertengahan Agustus 2025.

"Karena begitu Anda mengakui Negara Palestina...pada dasarnya Anda menempatkan Palestina dan Israel pada posisi yang setara dalam hal perlakuan mereka di bawah hukum internasional," imbuh dia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Baca Selawat Nabi 1000...
Baca Selawat Nabi 1000 Kali di Hari Jumat, Kelak Diperlihatkan Kedudukannya di Surga
10 Pemain Paling Mengecewakan...
10 Pemain Paling Mengecewakan di Piala Dunia 2026: Dari Ronaldo hingga Neymar Jr
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved