Arab Saudi Senang Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal Resmi Akui Negara Palestina

Senin, 22 September 2025 - 08:09 WIB
loading...
Arab Saudi Senang Inggris,...
Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman. Kerajaan Arab Saudi senang Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal resmi mengakui Negara Palestina. Foto/SPA
A A A
RIYADH - Kerajaan Arab Saudi senang dan menyambut baik keputusan Inggris, Australia, Kanada, dan Portugal yang secara resmi mengakui Negara Palestina pada hari Minggu. Sebaliknya, Israel merespons sinis langkah keempat negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan, "Langkah tersebut mencerminkan komitmen serius keempat negara Barat...untuk mendukung proses perdamaian dan memajukan solusi dua negara."

“Kerajaan berharap lebih banyak negara mengakui Negara Palestina dan mengambil langkah-langkah positif lebih lanjut, yang akan berkontribusi dalam memenuhi aspirasi rakyat Palestina untuk hidup damai di tanah mereka dan memungkinkan Otoritas Palestina untuk memenuhi tugasnya menuju masa depan yang aman, stabil, dan makmur bagi rakyat Palestina,” imbuh kementerian tersebut, yang dilansir Al Arabiya English, Senin (22/9/2025).

Baca Juga: Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Negara Palestina

Pengumuman oleh Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal tersebut memicu reaksi keras dari Israel dan menyelaraskan keempat negara tersebut dengan hampir 140 negara lain yang telah mengakui Negara Palestina.

Negara-negara lain, termasuk Prancis, diperkirakan akan mengikuti langkah ini minggu ini di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu merespons sinis pengakuan untuk Negara Palestina, menyebutnya sebagai "hadiah besar bagi terorisme."

"Tidak akan ada negara Palestina. Tanggapan atas upaya terbaru untuk memaksakan negara teror di jantung tanah kami akan diberikan setelah saya kembali dari Amerika Serikat," katanya.

Baca Juga: Ini Respons Sinis Israel setelah Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Negara Palestina

"Saya memiliki pesan yang jelas kepada para pemimpin yang mengakui Negara Palestina setelah pembantaian 7 Oktober yang mengerikan: Anda menghadiahi teror dengan hadiah yang sangat besar. Dan saya punya pesan lain untuk Anda: Itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada Negara Palestina di sebelah barat Sungai Yordan," imbuh dia.

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut baik pengumuman Inggris, Kanada, Australia, dan Portugal.

"Ini akan membantu membuka jalan bagi Negara Palestina untuk hidup berdampingan dengan Negara Israel dalam keamanan, perdamaian, dan hubungan bertetangga yang baik," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Saat Negeri Hoki Demam...
Saat Negeri Hoki Demam Sepak Bola
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Infografis
Demonstran Anti-NATO...
Demonstran Anti-NATO dan Pro-Palestina Mengamuk di Kanada
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved