Inggris, Kanada, dan Australia Resmi Akui Negara Palestina dalam Langkah Bersejarah
Senin, 22 September 2025 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan bahwa keputusan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali harapan perdamaian dan solusi dua negara.
“Saya menyatakan dengan jelas, sebagai perdana menteri negara besar ini, bahwa Inggris secara resmi mengakui negara Palestina,” katanya dalam sebuah pernyataan video yang diunggah di media sosial, yang dikutip Reuters, Senin (22/9/2025).
Israel merespons sinis langkah ketiga negara tersebut, dengan beberapa menteri menganggapnya tidak relevan dan tidak mengubah realitas di lapangan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Inggris, Kanada, dan Australia "memberikan imbalan kepada teror" setelah serangan Hamas pada 7 Oktober.
Dia juga mengatakan bahwa tidak akan ada Negara Palestina. "Tidak akan ada negara Palestina. Tanggapan terhadap upaya terbaru untuk memaksakan negara teror di jantung tanah kami akan diberikan setelah saya kembali dari Amerika Serikat," ujarnya.
"Saya memiliki pesan yang jelas kepada para pemimpin yang mengakui Negara Palestina setelah pembantaian mengerikan 7 Oktober: Anda memberi imbalan kepada teror dengan hadiah yang sangat besar. Dan saya punya pesan lain untuk Anda: Itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada Negara Palestina di sebelah barat Sungai Yordan," imbuh dia.
“Saya menyatakan dengan jelas, sebagai perdana menteri negara besar ini, bahwa Inggris secara resmi mengakui negara Palestina,” katanya dalam sebuah pernyataan video yang diunggah di media sosial, yang dikutip Reuters, Senin (22/9/2025).
Israel merespons sinis langkah ketiga negara tersebut, dengan beberapa menteri menganggapnya tidak relevan dan tidak mengubah realitas di lapangan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Inggris, Kanada, dan Australia "memberikan imbalan kepada teror" setelah serangan Hamas pada 7 Oktober.
Dia juga mengatakan bahwa tidak akan ada Negara Palestina. "Tidak akan ada negara Palestina. Tanggapan terhadap upaya terbaru untuk memaksakan negara teror di jantung tanah kami akan diberikan setelah saya kembali dari Amerika Serikat," ujarnya.
"Saya memiliki pesan yang jelas kepada para pemimpin yang mengakui Negara Palestina setelah pembantaian mengerikan 7 Oktober: Anda memberi imbalan kepada teror dengan hadiah yang sangat besar. Dan saya punya pesan lain untuk Anda: Itu tidak akan terjadi. Tidak akan ada Negara Palestina di sebelah barat Sungai Yordan," imbuh dia.
Lihat Juga :