Kehebatan Sistem Rudal HQ-9B China yang Dikerahkan Mesir untuk Melawan Israel
Minggu, 21 September 2025 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun latihan tersebut terutama difokuskan pada operasi udara, termasuk pertempuran superioritas udara, pertahanan udara supresif, dan pengisian bahan bakar udara, HQ-9B terutama diintegrasikan untuk menunjukkan interoperabilitas dengan platform China.
Dikembangkan dan diproduksi oleh China Precision Machinery Import-Export Corporation (CPMIEC), sebuah perusahaan pertahanan China yang berbasis di Beijing, HQ-9 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak jauh yang dirancang untuk mencegat berbagai ancaman udara, termasuk pesawat terbang, rudal jelajah, rudal udara-ke-permukaan, dan rudal balistik taktis.
HQ-9 adalah sistem rudal yang mobile dan andal. Sistem yang dipasang di truk untuk penyebaran cepat, menggunakan sasis roda Taian TAS-5380 8x8 untuk mobilitas tinggi di berbagai medan. Sistem ini menggunakan sistem vertikal "peluncuran dingin", di mana rudal dikeluarkan melalui gas sebelum dinyalakan, memungkinkan penembakan 360 derajat tanpa orientasi peluncur.
Satu baterai HQ-9 terdiri dari 192 rudal, 48 kendaraan peluncur rudal, enam kendaraan kendali, enam kendaraan radar penargetan, enam kendaraan radar pencari, satu kendaraan pemosisian, satu kendaraan komunikasi, satu kendaraan catu daya, dan satu kendaraan pendukung.
Varian HQ-9B, yang dilaporkan telah diakuisisi Mesir, memiliki jangkauan lebih dari 260 kilometer dan dapat mencegat 8 hingga 10 rudal secara bersamaan. Sistem ini memiliki pencari ganda yang meningkatkan probabilitas kena sasaran terhadap target yang kurang teramati atau target dengan ECM yang berat, sementara tautan data memungkinkan pembaruan di tengah perjalanan dari sensor eksternal.
Sering dibandingkan dengan S-400 Rusia karena jangkauannya yang luas dan kemampuan multi-targetnya, HQ-9B menekankan mobilitas, ketahanan radar, dan integrasi ke dalam jaringan pertahanan berlapis.
Bahkan, media pemerintah China sebelumnya menyatakan bahwa HQ-9B sebanding dengan sistem pertahanan rudal Patriot buatan Amerika Serikat. Keduanya merupakan sistem SAM multi-peran jarak jauh yang dirancang untuk pertahanan wilayah, melindungi infrastruktur penting, dan menangkal berbagai ancaman, termasuk pesawat tempur, pesawat pengebom, pesawat nirawak, rudal jelajah, dan rudal balistik taktis.
Media China secara rutin menyebutkan kinerja HQ-9 dalam latihan lokal dan internasional, dengan menyatakan bahwa sistem ini memiliki tingkat intersepsi yang tinggi dalam situasi simulasi.
Misalnya, latihan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah menunjukkan kemampuan HQ-9 untuk menyerang target yang terbang rendah, ancaman hipersonik, dan serangan rudal saturasi.
Dikembangkan dan diproduksi oleh China Precision Machinery Import-Export Corporation (CPMIEC), sebuah perusahaan pertahanan China yang berbasis di Beijing, HQ-9 adalah sistem rudal permukaan-ke-udara (SAM) jarak jauh yang dirancang untuk mencegat berbagai ancaman udara, termasuk pesawat terbang, rudal jelajah, rudal udara-ke-permukaan, dan rudal balistik taktis.
HQ-9 adalah sistem rudal yang mobile dan andal. Sistem yang dipasang di truk untuk penyebaran cepat, menggunakan sasis roda Taian TAS-5380 8x8 untuk mobilitas tinggi di berbagai medan. Sistem ini menggunakan sistem vertikal "peluncuran dingin", di mana rudal dikeluarkan melalui gas sebelum dinyalakan, memungkinkan penembakan 360 derajat tanpa orientasi peluncur.
Satu baterai HQ-9 terdiri dari 192 rudal, 48 kendaraan peluncur rudal, enam kendaraan kendali, enam kendaraan radar penargetan, enam kendaraan radar pencari, satu kendaraan pemosisian, satu kendaraan komunikasi, satu kendaraan catu daya, dan satu kendaraan pendukung.
Varian HQ-9B, yang dilaporkan telah diakuisisi Mesir, memiliki jangkauan lebih dari 260 kilometer dan dapat mencegat 8 hingga 10 rudal secara bersamaan. Sistem ini memiliki pencari ganda yang meningkatkan probabilitas kena sasaran terhadap target yang kurang teramati atau target dengan ECM yang berat, sementara tautan data memungkinkan pembaruan di tengah perjalanan dari sensor eksternal.
Sering dibandingkan dengan S-400 Rusia karena jangkauannya yang luas dan kemampuan multi-targetnya, HQ-9B menekankan mobilitas, ketahanan radar, dan integrasi ke dalam jaringan pertahanan berlapis.
Bahkan, media pemerintah China sebelumnya menyatakan bahwa HQ-9B sebanding dengan sistem pertahanan rudal Patriot buatan Amerika Serikat. Keduanya merupakan sistem SAM multi-peran jarak jauh yang dirancang untuk pertahanan wilayah, melindungi infrastruktur penting, dan menangkal berbagai ancaman, termasuk pesawat tempur, pesawat pengebom, pesawat nirawak, rudal jelajah, dan rudal balistik taktis.
Media China secara rutin menyebutkan kinerja HQ-9 dalam latihan lokal dan internasional, dengan menyatakan bahwa sistem ini memiliki tingkat intersepsi yang tinggi dalam situasi simulasi.
Misalnya, latihan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) telah menunjukkan kemampuan HQ-9 untuk menyerang target yang terbang rendah, ancaman hipersonik, dan serangan rudal saturasi.
(mas)
Lihat Juga :