Portugal akan Akui Negara Palestina, Bersama Australia, Kanada, Prancis, dan Inggris

Sabtu, 20 September 2025 - 10:25 WIB
loading...
Portugal akan Akui Negara...
Perdana Menteri Portugal Luis Montenegro. Foto/X
A A A
LISBON - Portugal bergabung dengan Australia, Kanada, Prancis, dan Inggris dalam mengumumkan rencana untuk mengakui negara Palestina. Pada hari Jumat (19/9/2025), Kementerian Luar Negeri Portugal mengatakan pengakuan tersebut akan berlangsung pada hari Minggu, sehari sebelum konferensi tingkat tinggi tentang kenegaraan Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA).

“Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi Portugal akan mengakui Negara Palestina,” tulis kementerian tersebut dalam pernyataan di situs webnya.

“Deklarasi Pengakuan Resmi akan berlangsung pada hari Minggu, 21 September, sebelum Konferensi Tingkat Tinggi minggu depan,” papar pernyataan tersebut.

Menurut surat kabar Correio da Manha Portugal, Perdana Menteri Luis Montenegro yang berhaluan kanan-tengah negara itu berkonsultasi dengan presiden dan parlemen sebelum menyelesaikan keputusan tersebut.

Hal ini menandai berakhirnya perdebatan selama hampir 15 tahun di parlemen negara Eropa Barat tersebut, Correio da Manha melaporkan, setelah proposal tersebut pertama kali diajukan partai politik Blok Kiri negara tersebut pada tahun 2011.

Kecaman Global


Pengumuman Portugal ini muncul beberapa hari setelah penyelidikan penting PBB menemukan perang Israel di Gaza merupakan genosida.

Sebanyak 65.141 orang telah tewas dan 165.925 orang terluka sejak serangan Israel dimulai pada Oktober 2023. Ribuan lainnya diyakini terkubur di bawah reruntuhan.

Pemerintah Portugal pertama kali mengumumkan niatnya mengakui Palestina sebagai negara pada bulan Juli, dengan alasan "perkembangan konflik yang sangat mengkhawatirkan", serta krisis kemanusiaan dan ancaman berulang Israel untuk mencaplok tanah Palestina.

Sebelumnya pada hari Jumat, seorang penasihat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Andorra, Australia, Belgia, Luksemburg, Malta, dan San Marino berencana mengakui Negara Palestina bersama Prancis pada pertemuan tingkat tinggi yang diselenggarakan bersama dengan Arab Saudi di New York pada hari Senin.

Kanada dan Inggris juga menyatakan niat mereka untuk melakukan hal yang sama.

Mereka akan bergabung dengan sekitar 147 negara, mewakili 75% anggota PBB, yang telah mengakui negara Palestina per April tahun ini.

Portugal juga termasuk di antara 145 negara yang memberikan suara pada hari Jumat untuk menciptakan opsi bagi Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk berpidato di Majelis Umum PBB di New York pekan depan melalui video, setelah Amerika Serikat menolak visanya.

Nauru, Palau, Paraguay, serta Israel dan AS, adalah lima negara yang memilih tidak, sementara enam negara abstain.

Israel dan AS telah mengecam keras negara-negara yang mengakui Palestina. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyebut pengumuman Prancis sebagai "keputusan sembrono" yang "hanya mendukung propaganda Hamas".

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich tahun lalu memperingatkan permukiman ilegal Israel baru akan dibangun di Tepi Barat yang diduduki untuk setiap negara yang mengakui Palestina.

Baca juga: Mengungsi dari Kota Gaza yang Digempur Israel, Satu Keluarga Harus Keluarkan Lebih dari Rp53 Juta
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Iran Tak Punya Keberuntungan,...
Iran Tak Punya Keberuntungan, Apa yang Terjadi dengan Sepak Bola Teheran?
Berita Terkini
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved