Korban Tewas di Gaza Hampir 65.000 Jiwa, 428 Orang Meninggal Akibat Kelaparan

Rabu, 17 September 2025 - 07:20 WIB
loading...
Korban Tewas di Gaza...
Keluarga warga Palestina yang gugur akibat serangan Israel terhadap warga yang menunggu bantuan kemanusiaan di wilayah Tina, Rafah, berduka saat jenazah dibawa dari Rumah Sakit Nasser untuk proses pemakaman di Khan Yunis, Gaza, pada 16 September 2025. Fot
A A A
GAZA - Sebanyak 64.964 warga Palestina telah tewas dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023. Adapun jumlah korban meninggal akibat kelaparan meningkat menjadi 428 jiwa, termasuk 146 anak-anak.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan data terbaru itu pada hari Selasa (16/9/2025), Anadolu melaporkan.

Dalam pembaruan hariannya, kementerian mengatakan 59 jenazah telah dibawa ke rumah sakit dalam 24 jam terakhir, sementara 386 orang terluka, sehingga jumlah total korban luka menjadi 165.312 orang.

“Banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak dapat menjangkau mereka,” ungkap pernyataan itu.

Kementerian mengatakan 112 orang terluka oleh tembakan tentara Israel saat mencari bantuan kemanusiaan dalam 24 jam terakhir.

Menurut kementerian, sebanyak 2.497 pencari bantuan tewas dan lebih dari 18.294 lainnya terluka oleh tentara Israel sejak 27 Mei.

Kementerian mengonfirmasi tiga kematian baru dalam 24 jam terakhir, salah satunya anak-anak, akibat malnutrisi parah.

Hal ini menjadikan jumlah kematian terkait kelaparan sejak Oktober 2023 menjadi 428, termasuk 146 anak-anak.

Kementerian mengatakan 150 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak, telah meninggal karena kelaparan sejak Agustus, ketika Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menyatakan kelaparan di Kota Gaza.

IPC memperingatkan krisis akan menyebar ke Deir al-Balah dan Khan Younis di Gaza tengah dan selatan pada akhir September.

Israel telah menutup perlintasan Gaza sejak 2 Maret, mencegah truk makanan dan bantuan masuk meskipun ratusan orang telah menunggu di perbatasan.

Langkah ini telah memperburuk bencana kemanusiaan di wilayah kantong tersebut, membuat penduduk tidak memiliki akses ke pasokan dasar.

Tentara Israel melanjutkan serangannya di Jalur Gaza pada 18 Maret dan sejak itu telah menewaskan 12.413 orang dan melukai 53.271 lainnya, menggagalkan gencatan senjata dan perjanjian pertukaran tahanan yang berlaku sejak Januari.

November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di wilayah kantong tersebut.

Baca juga: Presiden Mesir Sisi Sebut Israel Musuh, Pertama Sejak Anwar Sadat Kunjungi Yerusalem
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
13 Orang Meninggal Akibat...
13 Orang Meninggal Akibat Insiden Pemusnahan Amunisi di Garut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved