Netanyahu Ketakutan, Israel Harus Bersiap Hadapi Isolasi dan Sanksi

Selasa, 16 September 2025 - 17:19 WIB
loading...
Netanyahu Ketakutan,...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/anadolu
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memperingatkan Israel harus merombak perekonomiannya agar mampu menghadapi sanksi dan boikot yang meluas. Pernyataan itu muncul pada hari Minggu (14/9/2025) di tengah serangan militer Israel untuk mencaplok Kota Gaza.

Berbicara pada konferensi umum akuntan tahunan Kementerian Keuangan di Yerusalem, Netanyahu mengatakan meningkatnya tekanan internasional atas perang Gaza mendorong negara penjajah itu menuju kemandirian ekonomi.

“Kita harus semakin beradaptasi dengan perekonomian yang bersifat autarki,” ujarnya. “Saya percaya pada pasar bebas, saya bekerja untuk membawa Israel ke revolusi pasar bebas. Namun, kita mungkin akan berada dalam situasi di mana industri pertahanan kita terhambat.”

Aktivis pro-Palestina telah menekan perusahaan-perusahaan asing untuk memutuskan hubungan dengan Israel.

Pekan lalu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyerukan agar perjanjian perdagangan bebas Uni Eropa dengan Israel ditangguhkan, dengan alasan krisis kemanusiaan di Gaza, di mana hampir 65.000 orang telah tewas sejak 2023.

Ia menuduh “menteri ekstremis” dalam pemerintahan Netanyahu menghasut kekerasan terhadap warga Palestina.

Israel menerima sekitar USD3,3 miliar setiap tahunnya dalam bentuk bantuan militer dan keamanan AS, beserta paket-paket tambahan yang disetujui Kongres.

Menurut Dewan Hubungan Luar Negeri, Washington telah memberikan sekitar USD310 miliar, sebagian besar berupa bantuan militer, sejak tahun 1946.

Pada tahun 2024, pengeluaran militer Israel meningkat menjadi sekitar 8,78% dari PDB, hampir dua kali lipat dari tingkat sebelum tahun 2023.

Baca juga: Komisi PBB Tegaskan Tindakan Israel di Gaza sebagai Genosida
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Tragis! Putra Mantan...
Tragis! Putra Mantan Miss World Venezuela Ditemukan Meninggal usai 9 Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa
Rekomendasi
Paraguay vs Prancis:...
Paraguay vs Prancis: Les Bleus Target Berikutnya La Albirroja?
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved