Tegang dengan China, Kapal Induk Nuklir AS Siap Latihan Perang Besar-besaran

Sabtu, 12 September 2020 - 07:28 WIB
loading...
A A A
“Sangat penting bagi kami untuk menunjukkan kepada sekutu dan mitra kami tentang komitmen kuat kami untuk Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," lanjut Boyle. (Baca: Ini Senjata Terobosan AS Jika Perang dengan China di Laut China Selatan )

Latihan itu hanya berselang beberapa minggu setelah latihan tempur Rim of the Pacific (RIMPAC) yang diadakan di lepas pantai Hawaii dengan menampilkan Angkatan Laut dari hampir selusin negara.

Cakupan RIMPAC secara signifikan berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19, tetapi Angkatan Laut AS mencatat dalam rilisnya bahwa dalam koordinasi dengan personel medis militer dan personel kesehatan masyarakat, setiap aspek Valiant Shield 2020 telah dianalisis untuk memastikan langkah-langkah mitigasi yang tepat diambil untuk melawan Covid-19. (Baca juga: Media China Sentil Indonesia karena Menentang Klaim China di Laut China Selatan )

AS juga mengadakan beberapa latihan Angkatan Laut di Laut Filipina dan Laut China Selatan dalam beberapa bulan terakhir yang melibatkan tiga kapal induk yang berbeda—sebuah pesan yang jelas kepada China bahwa AS bermaksud untuk mendukung keberatannya terhadap klaim teritorial Beijing di Laut China Selatan dengan kekerasan.

Washington juga telah meningkatkan patroli pesawat pembom maritim dan menerbangkan beberapa misi pesawat mata-mata harian di perairan lepas pantai China.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved