Ini 10 Negara yang Tetap Menentang Pendirian Negara Palestina, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Minggu, 14 September 2025 - 07:08 WIB
loading...
Ini 10 Negara yang Tetap...
Ada 10 negara yang tetap menentang pendirian Negara Palestina dalam voting resolusi di Majelis Umum PBB. Tetangga Indonesia, Papua Nugini, termasuk di antara 10 negara tersebut. Foto/UN News
A A A
NEW YORK - Ada 10 negara yang tetap menentang pendirian Negara Palestina dalam voting resolusi di Majelis Umum PBB pada Jumat lalu. Tetangga Indonesia, Papua Nugini, termasuk di antara 10 negara tersebut.

Majelis Umum PBB (UNGA) dengan suara mayoritas telah mendukung sebuah resolusi yang menyerukan solusi dua negara antara Israel dan Palestina tanpa keterlibatan Hamas.

Deklarasi tersebut menyerukan penyelesaian abadi atas perang Gaza berdasarkan negara-negara terpisah. Deklarasi itu juga menyerukan pelucutan senjata kelompok militan Hamas dan dikeluarkan dari pemerintahan di wilayah kantong Palestina tersebut.

Baca Juga: Majelis Umum PBB Dukung Solusi 2 Negara untuk Israel dan Palestina

Rancangan resolusi yang tidak mengikat tersebut disahkan dengan 142 suara mendukung, 10 suara menentang, dan 12 suara abstain.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyebut resolusi tentang pendirian Negara Palestina tersebut sebagai "isyarat hampa". "Ini bukan upaya serius untuk mencapai perdamaian," katanya.

"Langkah ini tidak memperpendek perang, melainkan memperpanjangnya. Hal ini tidak melemahkan Hamas. Hal ini justru menguntungkan mereka," ujarnya.

Hamas belum mengomentari resolusi tersebut.

Resolusi Majelis Umum PBB ini adalah yang paling tegas hingga saat ini, yang menyerukan Hamas untuk menyerahkan kendali atas Gaza, yang telah dikuasainya selama hampir dua dekade. Hamas berkuasa setelah mengalahkan Fatah dalam Pemilu 2006 dan mengambil alih kendali penuh setelah kedua faksi tersebut bentrok dalam konflik terbuka pada tahun berikutnya.

Dalam keputusan-keputusan sebelumnya, PBB membatasi diri untuk mengutuk serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan lebih dari 250 lainnya disandera di Gaza.

Perang brutal Israel di Gaza sebagai respons atas serangan Hamas tersebut telah menewaskan hampir 65.000 warga Palestina hingga saat ini, menurut otoritas kesehatan setempat. Invasi tersebut juga menciptakan situasi kemanusiaan yang menghancurkan di Gaza, yang menyebabkan meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel untuk mengakhiri perangnya.

Sejak itu, banyak negara telah mengutuk perang brutal Israel dan mengakui Negara Palestina.

Pada sidang Majelis Umum PBB yang akan datang pada 22 September, Inggris, Prancis, Kanada, Australia, dan Belgia diperkirakan akan secara resmi mengakui Negara Palestina.

10 Negara yang Menentang Pendirian Negara Palestina

1. Argentina

2. Hongaria

3. Amerika Serikat

4. Tonga

5. Israel

6. Mikronesia

7. Nauru

8. Palau

9. Papua Nugini

10. Paraguay

12 Negara yang Abstain dalam Voting Pendirian Negara Palestina

1. Albania

2. Kamerun

3. Ceko

4. Republik Demokratik Kongo

5. Ekuador

6. Etiophia

7. Fiji

8. Guatemala

9. Sudan Selatan

10. Samoa

11. Makedonia Utara

12. Moldova


Resolusi tersebut, yang disponsori oleh Prancis dan Arab Saudi, menyusul konferensi tingkat tinggi pada bulan Juli mengenai solusi dua negara yang diboikot oleh Amerika Serikat dan Israel.

Resolusi ini juga mengecam serangan yang dilakukan oleh Hamas terhadap warga sipil di Israel pada 7 Oktober 2023.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Israel Ungkap 2 Skenario...
Israel Ungkap 2 Skenario Perang AS-Iran Pecah Lagi
Rekomendasi
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved