Majelis Umum PBB Dukung Solusi 2 Negara untuk Israel dan Palestina

Sabtu, 13 September 2025 - 12:37 WIB
loading...
Majelis Umum PBB Dukung...
Majelis Umum PBB mendukung resolusi solusi 2 negara. Foto/aljazeera
A A A
NEW YORK - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan suara mayoritas mendukung resolusi yang menghidupkan kembali solusi dua negara untuk Israel dan Palestina. Langkah ini kurang dari 24 jam setelah Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan tidak akan pernah ada negara Palestina.

"Deklarasi New York", yang menguraikan "langkah-langkah konkret, berjangka waktu, dan tidak dapat diubah" menuju solusi dua negara, diadopsi pada hari Jumat (12/9/2025) dengan 142 suara mendukung, 10 suara menentang – termasuk Israel dan sekutu utamanya, Amerika Serikat – dan 12 suara abstain.

Disampaikan Prancis dan Arab Saudi, dokumen setebal tujuh halaman tersebut menyerukan "tindakan kolektif untuk mengakhiri perang di Gaza, untuk mencapai penyelesaian konflik Israel-Palestina yang adil, damai, dan langgeng berdasarkan implementasi efektif solusi Dua Negara."

Resolusi tersebut juga memerintahkan kelompok Palestina Hamas, yang menjalankan pemerintahan di Gaza, untuk "membebaskan semua sandera", dengan menetapkan Hamas harus "mengakhiri kekuasaannya di Gaza dan menyerahkan persenjataannya kepada Otoritas Palestina ... sejalan dengan tujuan Negara Palestina yang berdaulat dan merdeka."

Kementerian Luar Negeri Palestina menyambut baik upaya Saudi-Prancis untuk menciptakan "rencana yang dapat ditindaklanjuti" menuju solusi dua negara.

Kementerian tersebut juga menyerukan, "Pengaktifan semua mekanisme untuk mengakhiri pendudukan kolonial Israel dan mencapai hak-hak sah rakyat Palestina."

Upaya Melanjutkan Proses Negosiasi


Dukungan PBB yang tegas terhadap solusi dua negara muncul di tengah pemboman Israel yang terus berlanjut di Gaza, satu hari setelah Netanyahu menandatangani rencana perluasan permukiman di Tepi Barat yang diduduki yang akan membuat negara Palestina di masa depan hampir mustahil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved