Putin Yakin AI Tak Mampu Kalahkan Kejeniusan Manusia, Berikut 3 Alasannya

Sabtu, 13 September 2025 - 18:40 WIB
loading...
Putin Yakin AI Tak Mampu...
Presiden Rusia Vladimir Putin yakin AI tak mampu kalahkan kejeniusan manusia. Foto/X
A A A
MOSKOW - Masa depan umat manusia adalah milik orang-orang yang menghargai cinta, persahabatan, dan keluarga, alih-alih penyendiri egois yang terombang-ambing di dunia maya. Itu diungkapkan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Berbicara di Forum Kebudayaan Bersatu di St. Petersburg pada hari Jumat, beliau membahas perkembangan pesat teknologi dan AI, serta peran manusia di dunia mendatang.

Putin Yakin AI Tak Mampu Kalahkan Kejeniusan Manusia, Berikut 3 Alasannya

1. Manusia Selalu Membawa Solusi Orisinal

“Kecerdasan buatan menganalisis data dalam jumlah besar dan memprediksi tren,” kata Putin. “Namun, saya percaya bahwa solusi orisinal yang mampu menghasilkan penemuan dan terobosan dalam sains, seni, dan ranah sosial hanya dapat diberikan oleh inspirasi dan kejeniusan manusia, sang maestro dan pencipta sejati.”

Umat manusia perlu "menguasai" realitas baru ini sambil tetap melestarikan "akar-akar yang menopangnya," ujarnya.

Baca Juga: 5 Hari Dilanda Rusuh, Kondisi Jam Malam Dicabut, Nepal Kembali Normal

2. Masa Depan Dunia Dikuasai Cinta dan Persahabatan

Dunia masa depan bukanlah dunia yang penuh egoisme, yang sepenuhnya tenggelam dalam dunia maya, dan bukan dunia penyendiri yang hidup dengan prinsip 'setiap orang untuk dirinya sendiri', melainkan dunia yang tetap menghargai cinta dan persahabatan, menghargai orang-orang terkasih, memahami hubungan tak terpisahkan mereka dengan masyarakat dan tanggung jawab terhadapnya.

Presiden Rusia menambahkan bahwa bukan suatu kebetulan bahwa begitu banyak program pengembangan budaya Rusia difokuskan pada proyek nasional "Keluarga".

3. Akar Karakter Nasional Rusia Adalah Keluarga

Baik identitas maupun karakter nasional Rusia "berakar kuat dalam keluarga," tambah presiden.

Putin mengumumkan peluncuran proyek nasional "Keluarga" awal tahun lalu, yang bertujuan untuk mendukung keluarga dengan anak-anak dan meningkatkan angka kelahiran negara.

Sejak itu, Moskow telah memperkenalkan sejumlah langkah, seperti pembayaran yang semakin besar untuk setiap anak berikutnya dalam sebuah keluarga, tunjangan bersalin yang lebih luas, dan bantuan keuangan berkelanjutan bagi keluarga.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai $10,9 Miliar?
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Babak Pertama: Arab...
Babak Pertama: Arab Saudi vs Cape Verde Imbang Tanpa Gol, Blue Sharks Sementara di Jalur Lolos
Didier Deschamps Absen...
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis di Piala Dunia 2026 usai Ibunda Meninggal Dunia
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Berita Terkini
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved