Majelis Umum PBB Dukung Solusi 2 Negara untuk Israel dan Palestina
Sabtu, 13 September 2025 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Melaporkan dari New York, Kristen Saloomey dari Al Jazeera mengatakan, “Pemungutan suara tersebut menunjukkan penolakan yang luar biasa dari komunitas internasional."
"Ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas kurangnya kemajuan dalam ... perundingan, dan upaya komunitas internasional untuk memajukan proses negosiasi," ujarnya.
Pemungutan suara ini mendahului KTT PBB mendatang yang diketuai bersama oleh Riyadh dan Paris pada 22 September di New York, di mana Presiden Prancis Emmanuel Macron dan beberapa pemimpin lainnya telah berjanji untuk secara resmi mengakui negara Palestina.
Meskipun 146 anggota PBB telah mendukung negara Palestina, sekitar 10 negara lainnya, termasuk Prancis, Norwegia, Spanyol, Irlandia, dan Inggris Raya, diperkirakan akan bergabung dengan mereka akhir bulan ini.
"Yang krusial, negara-negara Eropa yang lebih enggan melakukannya di bawah tekanan Amerika Serikat dan Israel, (sedang) menunjukkan kekhawatiran bahwa situasi di lapangan semakin buruk, tidak ada kemajuan yang dicapai," ujar Saloomey dari Al Jazeera.
Pemungutan suara tersebut berlangsung di tengah pekan di mana Israel menunjukkan sikap agresif, meningkatkan ketegangan regional dengan sejumlah serangan mematikan di Timur Tengah, yang menargetkan Lebanon, Yaman, Suriah, Tunisia, dan Qatar, bersamaan dengan serangannya terhadap Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Pada hari Kamis, anggota Dewan Keamanan PBB mengecam Israel atas serangannya terhadap mediator utama Qatar, yang menewaskan lima anggota Hamas di Doha, yang sedang membahas kesepakatan baru yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.
"Ini menunjukkan meningkatnya kekhawatiran atas kurangnya kemajuan dalam ... perundingan, dan upaya komunitas internasional untuk memajukan proses negosiasi," ujarnya.
Pemungutan suara ini mendahului KTT PBB mendatang yang diketuai bersama oleh Riyadh dan Paris pada 22 September di New York, di mana Presiden Prancis Emmanuel Macron dan beberapa pemimpin lainnya telah berjanji untuk secara resmi mengakui negara Palestina.
Meskipun 146 anggota PBB telah mendukung negara Palestina, sekitar 10 negara lainnya, termasuk Prancis, Norwegia, Spanyol, Irlandia, dan Inggris Raya, diperkirakan akan bergabung dengan mereka akhir bulan ini.
"Yang krusial, negara-negara Eropa yang lebih enggan melakukannya di bawah tekanan Amerika Serikat dan Israel, (sedang) menunjukkan kekhawatiran bahwa situasi di lapangan semakin buruk, tidak ada kemajuan yang dicapai," ujar Saloomey dari Al Jazeera.
Israel Menggagalkan Upaya Perdamaian
Pemungutan suara tersebut berlangsung di tengah pekan di mana Israel menunjukkan sikap agresif, meningkatkan ketegangan regional dengan sejumlah serangan mematikan di Timur Tengah, yang menargetkan Lebanon, Yaman, Suriah, Tunisia, dan Qatar, bersamaan dengan serangannya terhadap Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Pada hari Kamis, anggota Dewan Keamanan PBB mengecam Israel atas serangannya terhadap mediator utama Qatar, yang menewaskan lima anggota Hamas di Doha, yang sedang membahas kesepakatan baru yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.
Lihat Juga :