Pesawat Siluman B-2 AS Jatuhkan Bom Anti-Kapal di Depan Pintu Rusia
Jum'at, 12 September 2025 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Uji coba di Norwegia ini menandai setidaknya ketiga kalinya senjata QUICKSINK diuji dengan pesawat pengebom B-2, yang menjatuhkan varian seberat 2.000 pon selama latihan perang Angkatan Laut di Hawaii pada Juli 2024 dan menggunakan varian seberat 500 pon untuk uji coba di Florida.
Data resmi menunjukkan bahwa pesawat pengebom B-2 memiliki muatan 40.000 pon, yang berarti secara teoritis dapat membawa hingga 80 bom 500 pon atau 20 bom 2.000 pon. Pesawat ini dirancang untuk menembus pertahanan udara canggih dan menyerang target yang "dipertahankan dengan ketat".
"B-2 memainkan peran sentral, menggunakan amunisi QUICKSINK berpemandu presisi untuk menyerang dan menenggelamkan target maritim. Selain menguji kemampuan amunisi, misi ini juga memvalidasi keunggulan pesawat yang berkelanjutan, termasuk kemampuan silumannya, jangkauan, dan fleksibilitas muatan, sekaligus memperkuat perannya yang terus berkembang dalam serangan maritim," kata Sayap ke-53 Angkatan Udara AS dalam siaran pers.
Militer Moskow belum berkomentar atas uji coba penjatuhan bom anti-kapal oleh pesawat pengebom siluman B-2 di dekat perairan Arktik Rusia.
Data resmi menunjukkan bahwa pesawat pengebom B-2 memiliki muatan 40.000 pon, yang berarti secara teoritis dapat membawa hingga 80 bom 500 pon atau 20 bom 2.000 pon. Pesawat ini dirancang untuk menembus pertahanan udara canggih dan menyerang target yang "dipertahankan dengan ketat".
"B-2 memainkan peran sentral, menggunakan amunisi QUICKSINK berpemandu presisi untuk menyerang dan menenggelamkan target maritim. Selain menguji kemampuan amunisi, misi ini juga memvalidasi keunggulan pesawat yang berkelanjutan, termasuk kemampuan silumannya, jangkauan, dan fleksibilitas muatan, sekaligus memperkuat perannya yang terus berkembang dalam serangan maritim," kata Sayap ke-53 Angkatan Udara AS dalam siaran pers.
Militer Moskow belum berkomentar atas uji coba penjatuhan bom anti-kapal oleh pesawat pengebom siluman B-2 di dekat perairan Arktik Rusia.
(mas)
Lihat Juga :